Jumlah Aparat Desa Lengkong Wetan Positif Corona Terus Bertambah

oleh -18 views
LOCKDOWN. Kantor Desa Lengkong Wetan, Kabupaten Majalengka tutup sementara (lockdown) karena tujuh perangkat desanya terpapar Covid-19. FOTO: PAI SUPARDI/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Jumlah perangkat Desa Lengkong Wetan yang terkonfirmasi Covid-19 terus bertambah. Dari satu orang, kini meledak menjadi tujuh orang. Kepastian itu disampaikan Kepala Puskesmas Sindangwangi, Hj Neneng Nani Suryani SST kepada Rakyat Cirebon, Kamis (10/6).

Mantan kepala Puskesmas Sindang itu membeberkan, jika jumlah perangkat Desa Lengkong Wetan berdasarkan hasil antigennya positif ada tujuh orang berikut kepala desa. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, serta mengurangi risiko penularan kepada warga dan perangkat desa, pihaknya telah menginstruksikan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Kita sudah instruksikan kepada 7 perangkat desa itu, untuk melakukan isolasi mandiri selama dua pekan. Terhitung hari ini sampai tanggal 21 Juni 2021 mendatang,” terangnya.

Selain meminta tujuh perangkat desa untuk isolasi mandiri, pihaknya juga langsung melakukan tracking atau penelitian dan penelusuran terhadap siapa-siapa saja yang diketahui melakukan kontak erat dengan tujuh perangkat desa tersebut.

Sementara itu, saat disinggung adanya perangkat desa yang juga sudah rapid antigen namun hasilnya negatif, Neneng meminta agar mereka tetap bekerja dari rumah selama lima hari. Kemudian hari ke-5 mereka harus melakukan isolasi mandiri dan kemudian dilaksanakan swab PCR.

Nantinya pada tanggal 8 Juni 2021, akan dilaksanakan general cleaning di kantor kepala desa oleh Tim Gerak Cepat (TGC) kecamatan dibantu tim desa. Mereka yang melakukan isolasi mandiri sudah mendapatkan surat keterangan isolasi mandiri. Untuk pelayanan sesuai aturan sudah ditutup sementara.

Sementara itu, selain kantor Desa Lengkong Wetan yang di-lockdown, kantor Kesbangpol juga ditutup sementara. Hal itu dilakukan karena diketahui ada salah satu pegawai di kantor tersebut yang positif corona.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Majalengka, Drs H Eman Suherman MM yang juga Sekretaris Daerah menambahkan, kepada perangkat desa maupun pegawainya yang diketahui positif corona, kalau memang hasil pemeriksaan ditemukan tidak ada gejala, maka disarankan untuk isolasi mandiri. Namun jika diketahui ada gejala yang mengarah ke Covid-19, maka harus segera dikirim ke rumah sakit.

“Kalau memang nanti hasilnya tidak ada gejala, ya cukup dengan kesadaran dirinya untuk Isoma saja. Namun jika memang ada gejala, maka harus segera dikirim ke rumah sakit,” pintanya. (pai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.