Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil

oleh -4 views
MONITORING. Kepala Dinas Perdagangan Majalengka, Maman Sutiman (tengah) bersama satgas pangan ketika melakukan sidak ke pasar Kadipaten. Hasil sidak menunjukkan harga sembako masih stabil. FOTO: HASANUDIN/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON,ID – Tim Satgas Pangan Kabupaten Majalengka melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional Kadipaten, Majalengka, untuk mengecek stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan, Rabu (7/4).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Majalengka, Maman Sutiman mengatakan, sidak yang dilakukan di Pasar Tradisional Kadipaten, Majalengka tersebut untuk mengetahui terkait perkembangan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar menjelang Ramadan.

Hasil sidak menunjukkan harga bahan kebutuhan pokok masih relatif stabil. Bahkan, tidak begitu ada lonjakan harga yang signifikan, ‎sidak itu juga dimaksudkan untuk mengetahui akan perkembangan spekulasi harga Kepokmas atau kebutuhan pokok masyarakat,

“Kami hari ini (kemarin, red) didampingi pihak kepolisian. Artinya kami ingin mengetahui juga situasi dan kondisi pasar,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Syamsul Huda melalui Kasat Reskrim AKP Siswo DC Tarigan didampingi Kanit Tipidter, Ipda Asep Rohendi mengungkapkan, bahwa sidak ini juga bertujuan untuk mengantisipasi adanya penimbunan-penimbunan terhadap kebutuhan sembako.

“Kami menemukan perbedaan harga antara pedagang yang satu dengan yang lain. Namun tidak terlalu mencolok. Kemungkinan diakibatkan karena sebagian bahan pangan disuplai dari luar daerah, namun secara umum harga menjelang ramadhan di wilayah Majalengka relatif stabil,” tandasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Majalengka memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (sembako) masyarakat untuk bulan Ramadan tahun ini aman dan tercukupi.

“Kami juga telah meminta kepada Bulog agar bersifat proaktif, membaca pasar dan kebutuhan masyarakat,” ungkap Bupati Majalengka, Karna Sobahi kepada Rakyat Cirebon, Sabtu (3/4).

Biasanya, kata dia, selama Ramadan kebutuhan bahan pokok masyarakat bertambah, meski hanya dua kali makan dalam sehari.

“Kita harus menghitung kebutuhan beras dan gula yang biasanya meningkat serta minyak dan ditambah lauk pauk itu juga harus tersedia di pasaran dan harganya harus terjangkau oleh masyarakat serta distribusinya juga harus merata di semua pasar,” katanya.

Menurutnya, menghadapi Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, Pemkab Majalengka terus memantau harga sembako menjelang Ramadan. Langkah itu untuk mengantisipasi adanya penimbunan komoditas bahan pokok.

“Langkah awal kami, saat ini sedang mencermati bersama Pak Kapolres, untuk mengantisipasi adanya oknum yang melakukan penimbunan bahan pokok menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, agar tidak ada kelangkaan bahan pokok harga melonjak,” jelasnya.

Kendati demikian, lanjutnya, sejauh ini kondisi kebutuhan pokok atau sembako di Kabupaten Majalengka pada menjelang puasa masih aman atau pun tercukupi. Harganya sembako juga terjangkau oleh masyarakat.

Terpisah, Polres Majalengka bersama instansi Pemkab Majalengka membentuk tim khusus menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Tim khusus tersebut, untuk mencegah lonjakan harga barang dan antisipasi adanya penimbunan kebutuhan pokok. Tim khusus itu, menyasar ke sejumlah pasar, bulog dan lainya.

“Kami punya Satgas pangan yang melakukan monitoring harga setiap hari. Hasilnya, selain kami analisa juga dilaporkan ke Satgas Pangan Krimsus Polda Jabar dan Mabes melalui aplikasi,” kata Kapolres Majalengka, AKBP Syamsul Huda.

Bahkan, kata dia, jika ditemukan ada harga tidak lazim akan segera ada koreksi. “Kemudian dalam waktu dekat ini kami juga akan cek ke sejumlah pasar dan gudang – gudang penyimpanan bapok,” tandas Syamsul.

Dia menuturkan, keberadaan Satgas Pangan Kabupaten Majalengka untuk mengantisipasi lonjakan barang kebutuhan menjelang Ramadan dan Lebaran Idul Fitri supaya tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Siswo DC Tarigan menambahkan, tim Satgas Pangan Kabupaten Majalengka melibatkan Polres Majalengka, Dinas Perdagangan (Disperindag) Majalengka, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Periikanan (DKP3) Majalengka serta instansi daerah lainnya.

“Tim yang dibentuk tersebut, turun ke sejumlah pasar, pusat distribusi sembako, jalur distribusi serta pusat perbelanjaan lainnya di Kabupaten Majalengka,” imbuhnya. (hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *