Jalan Weru-Sarabau Tahun Depan Diperbaiki

oleh -1 views
Hermanto SH, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon
Hermanto SH, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon

RAKYATCIREBON.ID – Tahun 2022, jalan Weru-Sarabau Desa Trusmi Kecamatan Weru sudah dianggarkan untuk perbaikan. Mengingat, kondisinya sudah cukup lama mengalami kerusakan.

Hal itu dibenarkan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Hermanto SH. Peningkatan jalan menjadi keharusan dibeberapa titik. Termasuk salah satunya yang menjadi akses masyarakat Weru-Sarabau.

“Ya jalan itu, akan diperbaiki. akan ada peningkatkan jalan. Nanti, salurannya diperbaiki. Fokus utamanya itu di mulai gapura sampai perempatan,” kata Hermanto, kemarin.

Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Dinas Pembangunan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon dalam rapat koordinasi (Rakor) perihal peningkatan Jalan trusmi. Artinya, bukan hanya peningkatan jalannya saja yang telah dianggarkan pemerintah. Tapi sekaligus dengan perbaikan saluran kanan kiri jalan.

“Iya itu include dengan peningkatan perbaikan saluran air,” tuturnya.

Politisi NasDem itu menegaskan, peningkatan jalan itu, tidak termasuk pelebaran jalan. Proses pengajuannya, baru peningkatan dan perbaikan jalan. Kendati demikian, Kaka Hermanto–sapaan akrabnya, menilai pelebaran jalan cukup penting dilakukan. Pasalnya, akses tersebut cukup padat dilewati kendaraan. Sehingga kerap terjadi kemacetan di Jalan Weru-Sarabau.

Tapi tetap saja, dibutuhkan kesepakatan dari masyarakat setempat. Mengingat, proses pengajuannya sampai saat ini belum ada. “Kita melihat dulu apakah masyarakat butuh atau tidak (pelebaran,red). Kalau butuh ya itu akan diusahakan di tahun berikutnya. Kalau untuk tahun 2022 sudah lewat pembahasannya. Kalau saya lihat akses jalan itu sangat butuh untuk pelebaran. Karena jalur cepat trusmi,” sebutnya.

Meski begitu, tetap perlu ada pertimbangan-pertimbangan tertentu. Seperti kesepakatan harga, untuk pembebasan tanah dan lainnya. Pun juga tentang kebutuhannya. Apakah cukup mendesak atau tidak.

“Prioritas tidak jadi sorotan kami. Kalau untuk pelebaran belum ada tim appraisal untuk itu. Penilai eksekutif dan dinas belum jadi skala prioritas utama. Indikator jalan dilebarkan adalah nominal yang wajar, komponen lainnya jadi pertimbangan walaupun memang sering macet, Karena pertimbangan segala macam,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.