Jalan Rusak Makan Korban, Terpaksa Ditanam Pohon Pisang

oleh -5 views

RAKYATCIREBON.ID-Pohon pisang biasanya tumbuh di pekarangan atau di pinggir pinggir jalan. Namun pohon pisang yang satu ini aneh, pohon pisang tersebut tumbuh di jalan raya Jatiwangi-Cigasong. Tepatnya di Desa Karayunan Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka.

Setelah ditelisik, ternyata pohon pisang tersebut bukan tumbuh subur seperti pohon pisang yang lainnya. Namun, sengaja ditanam oleh warga setempat sebagai tanda bahaya.

Karena di ruas jalan tersebut terdapat lubang yang lebar serta dalam. Sehingga kalau tidak diberi tanda dikhawatirkan banyak pengendara roda dua terjatuh.

Menurut Fajar, warga Desa Karayunan Kecamatan Cigasong menuturkan, di sepanjang jalan raya Jatiwangi-Cigasong terdapat banyak lubang yang sampai saat ini belum juga diperbaiki atau ditambal oleh pemerintah.

“Penanaman pohon pisang ini bukan mencari sensasi atau perhatian pengendara yang lewat. Namun, murni sebagai penanda jalan berlobang lebar dan dalam,” ujar Fajar kepada Rakyat Cirebon, Selasa,(19/1).

Saat ini, kata dia, sedang musim penghujan, dengan sendirinya luban- lubang di sepanjang jalan raya tertutup air. Sehingga ada beberapa pengendara motor yang belum tahu medan jalan terjatuh.

“Kalau tidak salah kemarin malam ada pengendara yang jatuh akibat lubang tersebut. Jadi dari pada memakan korban yang lebih banyak makanya warga menanam pohon pisang,” ujarnya.

Sementara itu, salah seroang warga, Inin mengaku, seminggu yang lalu, dirinya terjatuh di jalan raya Jatiwangi-Cigasong.

Tepatnya depan Polsek Cigasong saat hendak pulang. Akibat dari kecelakaan tersebut dirinya mengalami retak tulang bahu sebelah kanan. Beruntung retaknya tidak terlalu parah.

Sehingga tidak harus menjalani rawat inap cukup kontrol setiap minggu di salah satu ahli patah tulang yang ada di wilayah Kecamatan Kasokandel.

“Ya saya berharap dinas terkait segera memperbaiki jalan raya yang rusak. Kalau belum ada anggaran setidaknya dilakukan tutup lubang terlebih dahulu. Agar tidak memakan korban lagi,” ujar Inin.(hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *