Indramayu Sukses Jalankan PPKM Darurat, Urutan 3 Nasional Tekan Mobilitas Warga

oleh -10 views
GENCAR. Petugas gabungan Kabupaten Indramayu saat melakukan pendisiplinan dalam rangka PPKM Darurat. FOTO: TARDIARTO AZZA

RAKYATCIREBON.ID – Berdasarkan data Sistem Informasi Pengawasan PPKM Darurat Jawa-Bali (SIGAP), Kabupaten Indramayu menempati urutan ke-3 dalam Top 10 Kabupaten/Kota penurunan mobilitas terbesar di Indonesia. Keberhasilan ini diraih selama 18 hari masa pemberlakuan kebijakannya.

Mengacu data SIGAP, sejak PPKM Darurat diberlakukan oleh pemerintah pada 3-20 Juli 2021, penurunan mobilitas warga di Kabupaten Indramayu mencapai 22,50 persen. Secara nasional, capaian ini berada pada urutan ketiga setelah Salatiga (Jateng) dan Blitar (Jatim).

Pada Top 10 tersebut, Salatiga di urutan pertama dengan keberhasilan mencapai 23,84 persen. Disusul Blitar yang mencapai 23,48 persen. Sedangkan urutan ke-4 adalah Bondowoso (Jawa Timur) 22,43 persen.

Kelima Purworejo (Jawa Tengah) 22,04 persen, Bantul dan Yogyakarta (DI Yogyakarta) masing-masing 21,92 persen dan 21,83 persen. Tiga daerah lainnya adalah Pacitan (Jawa Timur) 21,77 persen, Gunung Kidul (DI Yogyakarta) 21,59 persen dan Mojokerto (Jawa Timur) 21,38 persen.

Menariknya dari 10 besar itu, untuk lingkup Jawa Barat, hanya Indramayu yang masuk. Hal ini memastikan Indramayu tertinggi untuk wilayah Jawa Barat.

Atas capaian itu, Bupati Indramayu, Nina Agustia menyampaikan terima kasih atas kepatuhan warganya terhadap pelaksanaan PPKM Darurat. Kebijakan ini merupakan upaya pemerintah untuk menekan lonjakan kasus Covid-19.

“Saya berterima kasih kepada warga Indramayu. Mohon dimaklumi karena PPKM Darurat ini upaya pemerintah untuk melindungi warganya. Mohon dimaklumi jika selama PPKM Darurat kegiatan keseharian dibatasi,” ungkapnya.

Diyakini bupati, bahwa dari proses yang dilaksanakan secara baik dan optimal akan membuahkan hasil yang diinginkan. Meski demikian, pandemi Covid-19 belum berakhir, sehingga setiap individu masih harus waspada dan bersinergi.

“Hasil tidak akan mengkhianati proses. Semua berkat kita semua. Kita tetap jangan lengah. Terima kasih kita saling sinergi, saling menguatkan, juga saling mendoakan. Kita tidak boleh lengah sedikitpun, terima kasih atas partisipasi masyarakat Indramayu yang telah menunjukkan bahwa wong Dermayu bisa tertib, disiplin dan mendukung semua kebijakan pemerintah,” pungkasnya. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.