Idul Adha, Butuh 1.200 Domba dan 270 Sapi Kurban

oleh -4 views
KURBAN. Kabid Pertanian dan Peternakan DPPKP Kota Cirebon, Iin Inayati mengatakan tahun ini, ketentuan kurban akan sama dengan tahun lalu.FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID  – Menjelang Hari Raya Kurban tahun 2021, Dinas Pangan Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Cirebon mulai mempersiapkan diri, membuat regulasi pelaksanaan kurban menyesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini.

Kabid Pertanian dan Peternakan DPPKP Kota Cirebon, Iin Inayati mengungkapkan, regulasi mengenai pelaksanaan kurban tahun ini, sepertinya masih akan berpedoman pada aturan yang diterapkan tahun lalu.

Pada tahun 2020 lalu, Pemkot Cirebon mengeluarkan Surat Edaran nomor 451/ SE.48-DPPKP tentang pelaksanaam kegiatan kurban dalam situasi wabah bencana non alam Coronavirus Disease (Covid-19).

“Sepertinya akan menggunakan SE yang tahun lalu. Karena kondisinya masih sama,” ungkap Iin kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Mengenai pedagang hewan kurban, lanjut Iin, hingga saat ini masih terpantau sepi. Namun dari data yang ada, penjual hewan kurban secara keseluruhan tak pernah berubah. Ada pedagang musiman sebanyak 96 pedagang, mereka menjual hewan jenis domba, kambing maupun sapi.

“Pedagang musiman 96 orang, dan sepertinya, ketersediaan tahun ini diprediksi melebihi kebutuhan,” lanjut Iin.

Ini menjelaskan, pada tahun 2020 stok hewan kurban yang ada, baik di pedagang maupun pemkot sebanyak 2.770 ekor domba, 430 ekor sapi dan  ekor kambing. Sementara tahun 2019 ada 2.966 ekor domba, 475 ekor sapi dan 37 ekor kambing. Jadi saat itu, stok menurun 7 persen.

Dari angka tersebut, lanjutnya, hasil penyembelihan sesuai data DPPKP tahun lalu, ada 273 ekor sapi dan 1.238 ekor domba yang disembelih. Berkaca pada data dua tahun terakhir, kebutuhan tahun ini sekitar 1.200 domba dan 270 sapi.

“Taksiran harga, tahun ini per kilo bobot hidup 60 ribu. Tahun lalu masih di angka 50-55 ribu. Kita ada stok lokal di Argasunya dengan populasi sekitar 300 ekor. Tapi yang siap dikurban 30 ekor saja. Stok dari luarnya para pedagang ngambil dari Jateng dan Jatim, banyak juga dari Pati,” pungkasnya. (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.