Hero Meyakini Kadernya Tak Terlibat Bentrok PG Rajawali

oleh -1 views
TIDAK TERLIBAT. Anggota DPR-RI dari dapil Jabar VIII, Dr Ir Herman Khaeron meyakini kader Demokrat yang diamankan polisi tidak terlibat konflik.
TIDAK TERLIBAT. Anggota DPR-RI dari dapil Jabar VIII, Dr Ir Herman Khaeron meyakini kader Demokrat yang diamankan polisi tidak terlibat konflik.

RAKYATCIREBON.ID – Bentrok antar petani di wilayah HGU PT. RNI (persero) yang menewaskan dua petani asal Majalengka mengundang simpati dari berbagai pihak.

Anggota DPR-RI dari dapil Jabar VIII yang meliputi Kabupaten dan Kota Cirebon serta Kabupaten Indramayu, Dr Ir Herman Khaeron mengaku turut prihatin dengan peristiwa yang terjadi di perbatasan Indramayu dan Majalengka tersebut.

“Saya turut prihatin dengan terjadinya bentrok antar petani di wilayah HGU PT. RNI (persero) ini, saya juga turut berbela sungkawa atas korban jiwa, saya mengajak mari kita dudukan sengketa lahan ini dengan musyawarah dan mengedepankan kebersamaan,” ungkap kang Hero, sapaan akrabnya kepada sejumlah wartawan, kemarin.

Konflik di kawasan HGU PT. RNI (persero) ini, lanjut Hero, sudah sejak lama berlangsung, bahkan di beberapa kesempatan ia pun memfasilitasi pertemuan dengan kementrian kehutanan sebagai pemilik lahan dan PT RNI (Persero) sebagai pemilik HGU kebun tebu yang disengketakan tersebut.

“Namun ya sayangnya tidak tidak pernah selesai,” lanjut Hero.

Direksi RNI, kata Hero, terkesan tidak pernah mendudukan persoalan ini dengan baik, bahkan selalu melakukan upaya dengan cara-cara pendekatan aparat, sehingga Hero meyakini, jika pihak RNI serius menangani konflik pertanahan ini, maka persoalan yang sudahy lama terjadi dan terus berulang ini bisa diselesaikan dengan baik tanpa pertumpahan darah.

“Harus ada niat baik dari semua pihak, sehingga dibangun sinergi yang saling menguntungkan antara BUMN dan warga sekitar,” jelas Hero.

Beberapa hari yang lalu, konflik kembali memuncak, sampai menelan korban jiwa. DIkatakan Hero, jika tidak diselesaikan secara komprehensif, maka akan terus terjadi konflik yang berkepanjangan, dan itu tentu akan merugikan harmonisasi antar warga di sekitar lokasi.

“Saya berharap polisi dapat menegakan hukum seadil-adilnya, memproses yang menyebabkan terjadinya 2 warga meninggal, dan membebaskan warga yang tidak bersalah,” ujar Hero.

Disoal mengenai adanya salahsatu anggota legislatif di Indramayu dari Fraksi Demokrat yang terseret dalam konflik ini, bahkan saat ini sudah diamankan kepolisian, Hero meyakini bahwa kadernya tersebut tidak sama sekali terlibat.

“Aparat kepolisian tidak perlu represif, tegakan saja hukum seadil-adilnya. Terkait adanya kader Demokrat yang diduga terlibat, saya yakin tidak terlibat bentrokan, dan saya tahu sejak menjabat kepala desa dulu, aktif membela warga,” tegas Hero.

Ditambahkan Hero, sebagai seorang pembela hak warga di wilayah yang sudah lama sengketa tersebut, kader Demokrat berinisial T yang diamankan kepolisian ini selalu menyampaikan perkembangan di lapangan, bahkan ia pun kerap menjelaskan bahwa sejarahnya kawasan itu adalah kawasan hutan, dan warga hanya berkeinginan mengembalikanya menjadi kawasan hutan sebagai penyangga kehidupan masyarakat.

“Dia selalu melaporkan ke saya, kehadiran RNI di kawasan itu tidak kunjung memberi kesejahteraan bagi warga sekitar HGU, bahkan kader kita ini memperjuangkan kesejahteraan masyarakat disana, jadi saya kira ia tidak terlibat dengan konflik kemarin,” imbuh Hero. (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.