Harlah Pergunu ke-69, Guru Nahdliyin Harus Lebih Kreatif

oleh -8 views
POTONG TUMPENG. Harlah ke69 Pergunu NU diakhiri dengan prosesi potong tumpeng di Aula Al Hasani PCNU Majalengka, Rabu, (31/3). Acara tersebut juga diisi sosialiasi program beasiswa kuliah bagi seribu kader NU. FOTO: HASANUDIN/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) memasuki usia ke69. Di usia tersebut, Pergunu harus semakin eksis dan bermanfaat untuk umat khususnya para tenaga pendidik.

Pernyataan itu itu disampaikan Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Majalengka, Miftah dalam sambutan acara Harlah ke-69 Pergunu dan Sosialiasi Program Beasiswa Kuliah Bagi Seribu Kader NU di Aula Al Hasani PCNU Kabupaten Majalengka, Rabu, (31/3).

Menurutnya, sudah saatnya Pergunu bergerak secara metodologis dan terarah menggapai cita-cita perjuangan dalam dunia keguruan dan pendidikan.

“Pola pendataan anggota, pelatihan dan pemberdayaan anggota menjadi pilar kekuatan pergunu dalam mengembangkan dan menguatkan organisasi. Mulai lah meningkatkan pola pergerakan dengan metodologi dan terarah”, katanya.

Ia pun mengajak kepada seluruh warga nahdliyin yang berprofesi sebagai guru untuk ikut menjadi anggota dan berperan aktif dalam memajukkan Pergunu di Majalengka.

“Melalui militansi dan semangat berkhidmah kepada NU, mari kita semua warga nahdliyin yang berprofesi sebagai guru bergabung dengan Pergunu,” ajak pria alumni Kairo Mesir ini.

Di tempat yang sama, Ketua Pengurus Cabang Pergunu, Endin Muhtadin mengungkapkan, keberadaan Pergunu Majalengka membutuhkan kerjasama semua pihak.

Khusunya para guru NU untuk memajukkan dan mengembangkan organisasi lebih mandiri dan profesional.

“Kami sebagai pengurus hanya kepanjangan tangan dari semua guru NU yang ada di Majalengka untuk menuju Pergunu yang mandiri, profesional dan berkah,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, tema Harlah ke69 Pergunu yakni Mencerdaskan Bangsa yang tentunya salah satunya membutuhkan kerja keras dan dedikasi guru sebagai tenaga pendidik.

“Mencerdaskan Bangsa merupakan tema Harlah kali ini sebagai bentuk tujuan bangsa Indonesia yang membutuhkan kerja keras dan dedikasi para guru sebagai tenaga pendidik untuk mencapainya,” jelas pria kandidat doktor ini.

Diakhir sambutannya, Kang Endin sapaan pria ini mengatakan, perlu adanya peningkatan kreatifitas dan inovasi bagi para guru NU dalam mendidik demi tercapainya generasi bangsa yang berakhlakul karimah, berilmu tinggi dan berkarakter.

“Melalui peningkatan kreatifitas dan inovasi guru-guru NU dalam mendidik tentunya akan lebih menghasilan generasi bangsa yang berkualitas,” ungkapnya.

Acara yang diisi dengan Istighosah dan Sosialisasi Program Beasiswa bagi seribu kader NU ini dihadiri oleh, Kasi PAIS Kemenag Majalengka H Abu Mansyur MPdI, Sekretaris PCNU Majalengka Miftah, Ketua PC Pergunu Majalengka Endin Muhtadin beserta jajarannya, Ketua PC LP Ma’arif NU Aan Subarhan, dan para guru NU Se Kabupaten Majalengka.(hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *