Guru Ngaji Dapat Paket Sembako

oleh -3 views
DISERAHKAN. Bupati Cirebon, H Imron (tengah) beserta Ketua Baznas Kabupaten Cirebon, KH Arif Budiman menyerahkan paket sembako kepada guru ngaji.
DISERAHKAN. Bupati Cirebon, H Imron (tengah) beserta Ketua Baznas Kabupaten Cirebon, KH Arif Budiman menyerahkan paket sembako kepada guru ngaji.

RAKYATCIREBON.ID – Guru ngaji di Kabupaten Cirebon tak luput dari perhatian pemerintah. Mereka, diberikan bantuan, berupa paket sembako berupa beras, minyak, mie dan terigu. Per paket sembako bernilai Rp100 ribu.

Bantuan tersebut, berasal dari zakat yang disisihkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Cirebon yang dikumpulkan oleh Baznas Kabupaten Cirebon. Totalnya, sebanyak 4.250 paket.

Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg yang secara simbolis menyerahkan bantuan mengaku plong. Pasalnya, selama pandemi ini kondisi guru ngaji yang ada di Kabupaten Cirebon dinilai memprihatinkan. Untuk itu, Pemkab Cirebon lewat program Baznas bisa sedikit meringankan beban ekonomi mereka.

“Sebetulnya bukan guru ngaji saja yang terdampak oleh pandemi, namun hampir seluruh masyarakat. Namun lewat program Baznas, kami bisa sedikit membantu meringankan beban ekonomi mereka,” kata Imron, Selasa (27/7).

Menurutnya, zakat itu bisa membantu masyarakat lainnya.”Kondisi saat ini sudah saatnya saling membantu. Dampak dari pandemi ini tidak hanya kepada kesehatan, tetapi pelemahan ekonomi juga,” kata Imron.

Menurutnya, Baznas akan terus menyalurkan kegiatan sosial yang bersifat keagamaan dan sosial. Ini karena Baznas sendiri memang diprioritaskan untuk bisa meringankan beban masyarakat ekonomi lemah, termasuk saat pandemi seperti sekarang ini. Sementara keberadaan guru ngaji diseluruh Kabupaten Cirebon, sangat penting, karena Keberadaannya sangat diperlukan.

“Peran guru-guru ngaji yang ada saat ini sangat diperlukan. Kalau tidak ada mereka, anak anak tidak akan bisa membaca quran. Makanya tetap akan kami bantu,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Cirebon, KH Arif Budiman menilai, pemberian paket sembako sudah sesuai dengan data jumlah guru ngaji yang ada di Kabupaten Cirebon. Setiap desa, masing-masih terbagi untuk 10 paket, atau sekitar 10 orang guru ngaji. Sedangkan anggaran yang dikeluarkan, senilai Rp425 juta.

“Saya harap bantuan yang kami berikan, sedikitnya bisa meringankan beban ekonomi para guru ngaji,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.