Gerakan Berikan Protein Diluncurkan, Budayakan Makan Ikan Sejak Dini

oleh -4 views
GIZI. Wabup Lucky Hakim secara resmi luncurkan Gerakan Berikan Protein di Aula HPI Plant Kecamatan Kandanghaur. FOTO: TARDIARTO AZZA/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Gerakan Berikan Protein secara resmi diluncurkan sebagai upaya peningkatan status gizi masyarakat di Kabupaten Indtamayu, Selasa (6/4). Kegiatan yang bersamaan dengan momentum peringatan Hari Nelayan ke-61 itu dipusatkan di Aula Hidrolisat Protein Ikan (HPI) Plant Kecamatan Kandanghaur.

Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim usai meluncurkan program Gerakan Berikan Protein menyampaikan, salah satu parameter kesejahteraan masyarakat adalah peningkatan status gizi masyarakat. Atas hal itu maka harus dilakukan berbagai upaya penanggulangan melalui berbagai sektor, salah satunya adalah pemanfaatan olahan hasil laut.

Terlebih lagi Kabupaten Indramayu dengan panjang pantai mencapai 147 kilometer, memiliki potensi usaha penangkapan ikan di laut yang cukup besar. Bahkan tingkat pengelolaan sumber daya kelautan yang sangat potensial. Selain itu Kabupaten Indramayu juga merupakan pemasok ikan di Jawa Barat sebanyak 40 persen.

”Kabupaten Indramayu sumber daya lautnya cukup melimpah, hal ini menjadi peluang dan jalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemanfaatan hasil laut tersebut harus dimaksimalkan agar output akhirnya tidak semata bermuara pada peningkatan gizi masyarakat, namun juga sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Wabup juga mengingatkan manfaat pentingnya mengkonsumsi ikan sejak dini, karena banyaknya kandungan gizi yang terdapat pada ikan yang sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Kandungan gizinya juga dapat mencegah terjadinya stunting atau masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama.  “Kandungan ikan juga dapat mengurangi risiko penyakit autoimun, stroke dan gagal jantung,” ujarnya.

Disampaikan, peningkatan gizi masyarakat Kabupaten Indramayu saat ini semakin terbuka lebar. Pasalnya telah berdiri pabrik pengolahan ikan di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur yang merupakan wujud sinergitas antara Koperasi Produsen Mandiri Mina Bahari, PT Berikan Teknologi Indonesia, dan PT Kimia Farma yang memproduksi Hidrolisat Protein Ikan (HPI).

“Berdirinya pabrik ini menjadi momentum bagi pengembangan produk olahan hasil perikanan sekaligus sangat berperan dalam rangka percepatan konsumsi makan ikan melalui Gerakan Berikan Protein yang dicanangkan pada saat ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramyu, Edi Umaedi menegaskan, sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) terus dilakukan secara berkesinambungan setiap tahunnya. “Langkah ini merupakan upaya peningkatan angka konsumsi ikan,” kata dia.

Dipaparkan, kegiatan Gemarikan dilaksanakan di sekolah-sekolah dasar dengan peserta siswa/siswi yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Indramayu. Sedangkan kecamatan yang telah melaksanakan kegiatan Gemarikan yakni Jatibarang, Tukdana, Cikedung, Karangampel, Sliyeg,  Gantar, dan Haurgeulis.

“Tujuan kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran individu budaya makan ikan sejak dini. Sehingga terbentuk generasi bangsa yang berkualitas, sehat, kuat dan cerdas,” tukasnya. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *