Ekstra Waspada, Pemdes Sarajaya Terus Sterilisasi Lingkungan

oleh -51 views
JAGA PERBATASAN. Pemdes Sarajaya mendirikan posko cek poin di perbatasan dengan Desa Sigong usai meningkatnya kasus Covid-19.
JAGA PERBATASAN. Pemdes Sarajaya mendirikan posko cek poin di perbatasan dengan Desa Sigong usai meningkatnya kasus Covid-19.

RAKYATCIREBON.ID – Pasca Desa Sigong, Kecamatan Lemahabang melakukan penutupan total akses keluar masuk desa akibat kasus penyebaran Covid-19, kini berdampak dan menjadikan kewaspadaan yang serius bagi Pemerintah Desa Sarajaya yang bertetangga dan berdampingan langsung dengan wilayah Pemerintah Desa Sigong.

Beberapa kegiatan pada Program PPKM Skala Mikro Tingkat Desa pun terus digelar berkelanjutan, baik pencegahan maupun pembinaan sebagai salahsatu upaya memutus dan menekan penyebaran virus Corona, Jumat (5/3).

Pemerintah Desa Sarajaya secara kompak dan bersama-sama bergerak melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan ke seluruh lingkungan wilayah desa sebagai bentuk sterilisasi dan pencegahan penyebaran virus Corona.

Kuwu Desa Sarajaya, Rudiyana mengatakan sumber dana anggaran di Tahun 2021 belum dapat dicairkan, namun untuk beberapa kegiatan di Program PPKM Skala Mikro Tingkat Desa telah dilaksanakan sejak awal Januari 2021 lalu.

Dimana untuk tujuan dari PPKM Skala Mikro ini tidak lain untuk menekan kasus positif dan melandaikan kurva sebagai prasyarat keberhasilan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Adapun fungsi dari Posko Check Point yang di dirikan Pemerintah Desa Sarajaya pada Program PPKM Skala Mikro tersebut diantaranya untuk pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung operasional penanganan Covid-19 di tingkat desa.

“Posko ini diperlukan sebagai sarana dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 agar lebih tepat sasaran di tingkat mikro, untuk hari ini saja kami terus melakukan kegiatan sterilisasi lingkungan dengan penyemprotan desinfektan,” terangnya.

Masih dikatakan Rudiyana, Posko sebagai pusat perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan evaluasi kegiatan penanganan Covid-19 dalam skala mikro dilaksanakan dengan pendekatan kesepakatan, komunitas, gotong royong, kompak, dan adaptif. Terlebih pihaknya kini tengah menghadapi situasi kewaspadaan yang serius dampak dari kondisi Desa Sigong yang merupakan tetangga dekat telah melakukan penutupan total akses keluar masuk wilayah desa.

Kewaspadaan tersebut tentunya harus diimplementasikan dan dibarengi dengan berbagai kegiatan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Desa Sarajaya. ”Kami akan terus ekstra waspada, melalui Program PPKM Skala Mikro ini berbagai kegiatan akan terus kami laksanakan sebagai upaya pencegahan kasus Covid-19,” pungkasnya. (Her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *