Dukung Percepatan Penanganan Covid

oleh -10 views
Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Waled, kemarin
Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Waled, kemarin

RAKYATCIREBON.ID – Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon berkomitmen mendukung percepatan penanganan Covid-19. Untuk mengoptimalkannya, rumah sakit umum daerah (RSUD) yang ada pun langsung ditinjau.

“Kita semua hadir untuk mendukung percepatan penanganan wabah Covid-19 agar cepat terselesaikan, sekaligus tinjau langsung suasana, keadaan lapangan yang terjadi,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Siska Karina SH MH, usai meninjau RSUD Waled, kemarin.

Siska menjelaskan kunjungan itu, dalam melaksanakan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah daerah untuk terus melakukan koordinasi antar lembaga. Sekaligus memantau sarana dan prasarana ketersediaan kebutuhan, khususnya untuk pasien yang terpapar pada wabah Covid-19.

Pasalnya, belakangan ini, terjadi kelangkaan tabung oksigen dibeberapa rumah sakit. “Tidak menutup mata dan telinga dalam melihat informasi Rumah Sakit di wilayah kabupaten Cirebon sudah mulai kesulitan mendapat kebutuhan tabung oksigen, termasuk obat pendukung,” kata Siska.

Dari hasil kunker itu, diketahui segala kebutuhan dalam menangani wabah Covid-19 masih cukup tersedia untuk RSUD Waled. Hanya saja untuk ketersediaan tabung oksigen sudah minim. “Obat Covid-19 masih tersedia. Tetapi, perhari ini untuk ketersediaan oksigen hanya cukup sampai dua hari kedepan,” tuturnya.

Adapun ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) khusus Covid-19, terdapat penambahan. Semula empat, menjadi enam, dengan menggunakan ruang IGD lainnya. Sehingga persentase keterisian ruang Covid-19 saat ini sebesar 150 persen.

Nota dinas untuk kebutuhan relawan baik Tenaga Kesehatan (Nakes) maupun non Nakes sudah diserahkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes). Pihaknya berharap akan segera direalisasikan. Begitu pun dengan nota dinas usulan penambahan sarana dan fasilitas kesehatan sudah di serahkan ke Bapelitbangda dan BKAD.

Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Waled, dr Neneng demi mengoptimalkan penanganan pelayanan Covid-19, pihaknya meluncurkan Aplikasi Siranap Kemenkes dalam pengecekan ketersediaan bed yang tersedia.

“BOR kisaran 85 persen, sampai saat ini ada 63 nakes RSUD Waled yang terpapar. Oleh karena itu kami sangat berharap dari penerimaan relawan nakes dan non nakes untuk membantu kami di rumah sakit,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.