Dukung Pemerintah Gelar Program Vaksinasi

oleh -9 views
DUKUNG PEMERINTAH. NasDem gelar program vaksinasi gratis untuk warga, kemarin.
DUKUNG PEMERINTAH. NasDem gelar program vaksinasi gratis untuk warga, kemarin.

RAKYATCIREBON.ID – Program vaksinasi sedang gencar digelar. Dilakukan oleh berbagai elemen. Termasuk salah satunya, partai politik (Parpol).

Kali ini, DPD Partai Nasdem Kabupaten Cirebon, menggelar vaksinasi covid-19 secara gratis. Diperuntukan bagi seluruh warga di Kabupaten Cirebon, Minggu (25/7).

Sentra vaksinasi Nasdem berlokasi di RS Pasar Minggu Palimanan tersebut, diikuti lebih dari 500 warga yang mendaftar lewat aplikasi online dan ofline. Vaksinasinya sendiri dihadiri langsung oleh Ketua DPW Partai Nasdem, Saan Mustopa.

Sekum DPW Nasdem Jabar, M Rahmat menjelaskan, vaksinasi masal Partai Nasdem merupakan program sejuta vaksin. Program tersebut sudah berjalan di beberapa daerah, termasuk di Kabupaten Cirebon. Itu dilakukan, sebagai wujud kepedulian Partai Nasdem dalam menyukseskan program pemerintah.

“Kami ingin bersama rakyat sama sama mencegah penularan covid-19. Untuk itu, kami berusaha sekuat mungkin menyukseskan program sejuta vaksin Partai Nasdem,” kata Rahmat.

Menurutnya, saat ini di Jawa Barat sendiri sudah ada tujuh Kabupaten yang tersasar program sejuta vaksin. Untuk Kabupaten Cirebon sendiri, ditargetkan 10 ribu vaksin.

Kalau saja stok vaksin sinovac dari pemerintah terpenuhi, maka kemungkinan untuk program di Kabupaten Cirebon, selesai akhir Agustus.

“Kami masih menunggu ketersediaan vaksin sinovac dari pemerintah. Tapi di Kabupaten Cirebon kita targetkan bulan agustus selesai,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPD Nasdem Kabupaten Cirebon, Asep Zaenudin Budiman. Menurutnya, dibukanya pendaftaran lewat online, karena untuk menghindari kerumunan.

Namun tetap saja, dari jumlah 500 vaksinasi, ada 100 pendaftaran via offline. Kalau saja dibuka lewat offline semua, kemungkinan akan ada kerumunan disekitar lokasi.

“Kan bisa dilihat, dilokasi terkesan sepi. Ini karena kita berlakukan aturan per jam. Alhamdulillah sama sekali tidak ada kerumunan. Kami juga takut kalau muncul klaster baru,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.