Dua Tahun Berdiri, Mampu Berdayakan 5.000 Peternak Lebah

oleh -10 views
PROGRES. Jajaran manajemen PT MBM memaparkan progres usaha budi daya dan ternak lebah klanceng selama dua tahun perusahaan ini berdiri.
PROGRES. Jajaran manajemen PT MBM memaparkan progres usaha budi daya dan ternak lebah klanceng selama dua tahun perusahaan ini berdiri.

RAKYATCIREBON.ID – Kehadiran PT Mahakarya Berkah Madani (MBM) yang mengembangkan budi daya dan ternak lebah klanceng, membuka peluang usaha baru di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, baru dua tahun didirikan, PT MBM sudah bisa menjangkau lebih dari 5.000 peternak lebah.

PT MBM bermarkas di Bandung. Buka cabang di Cirebon sejak setahun terakhir. Sudah ada 1.500 peternak lebah mitra bergabung dengan PT MBM untuk menggenjot produksi madu asli dari lebah klanceng. Jenis lebah kecil yang tidak berbahaya dan bisa diternakan di pekarangan rumah.

Direktur PT MBM, Mada Purna Wijaya menjelaskan, saat ini PT MBM sudah memiliki lima cabang. Yakni di Bandung sebagai pusatnya, kemudian di Cirebon, Cikarang, Palembang dan Riau. “Setahun baru dua kantor. Sekarang sudah 5 kantor cabang. Dan sebentar lagi buka di Jambi, Lampung utamanya di Bogor dan Jawa Tengah,” kata dia, kemarin.

Mada menjelaskan, PT MBM sengaja membuka peluang usaha ternak lebah klanceng kepada peternak mitra lantaran kebutuhan madu klanceng juga tinggi. Madu ini oleh PT MBM dijadikan komoditas ekspor yang kebutuhannya mencapai 2 ton per tahun.

“Sehingga, meski pun kami sudah punya lahan seluas dua hektar di Bandung, tetap saja kewalahan melayani permintaan ekspor. Karena ini kami mengajak mitra peternak untuk mencari penghasilan tambahan lewat lebah klanceng ini,” tegas dia.

Sementara itu, General Manager PT MBM, Hasri menambahkan, sampai saat ini PT MBM masih membuka usaha kemitraan dengan para peternak. Sistemnya, PT MBM menyediakan satu stup lebah klanceng terdiri dari kotak kayu sebagai kandang dan media produksi madu dan koloni lebah lengkap dengan ratu dan lebah pencari sari bunga. Jumlah koloni sekira 1.000 ekor per stup.

Calon mitra peternak yang tertarik bisa memperoleh satu stup lebah klanceng seharga Rp1,2 juta sistem kontrak selama 4 bulan. Jika stup sudah menghasilkan madu akan dibeli kembali oleh PT MBM dengan harga sesuai kontrak yang sudah ditentukan sebelumnya.

“Basisnya di Jawa Barat karena alamnya mendukung. Ciamayumajakuning daerah sangat bagus untuk ternak lebah klanceng ini. Asalkan stupnya jangan kena matahari langsung atau terkena hujan langsung. Bisa ditaro di pekarangan rumah,” ujarnya.

PT MBM juga memberikan konsultasi bagi peternak pemula, menggaransi kematian lebah dan menampung produksi madu dari peternak mitra. “Usaha ini menguntungkan,” tambah dia.

Hasri menambahkan, satu stup lebah klanceng membutuhkan empat jenis tanaman bunga. Baik tanaman hias maupun tanaman pohon abadi yang berbunga. “Dihasilkan dari sari bunga atau putik sari,” katanya.

Senada, Pimpinan Cabang Cirebon PT MBM, Rose mengatakan, tingginya minat masyarakat terhadap madu klanceng lantaran jenis madu ini punya berbagai keunggulan. “Khiasiatnya untuk penyembuhan diabetes, mag, stamina madu ini lebih 5 kali lipat bagus dari madu biasa,” terangnya.

Saat ini, PT MBM sedang mengembangkan produk-produk baru dari madu klanceng. Selain untuk dikonsumsi langsung, madu klanceng juga bakal dibuat menjadi sabun dan sampo. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *