Dosen FUAD Digenjot Kuasasi Teknik Menulis Jurnal Internasional

oleh -12 views

RAKYATCIREBON.ID – Guna meningkatkan kemampuan menulis jurnal berskala scopus, sekira 50 dosen dari Fakultas Ushuluddin Adab Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon dilatih menulis Jurnal Internasional dalam sebuah workshop selama dua hari, Selasa dan Rabu (14-15/9). Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya persiapan memperbanyak guru besar.

Dekan FUAD, Dr Hajam MAg membenarkan, berbarengan dengan upaya alih status IAIN menjadi UISSI pihaknya terus meningkatkan kapasitas dosen. Termasuk keterampilan kepenulisan ilmiah berupa Jurnal Internasional.

“Iya, saat ini ada 50 dosen di lingkungan Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengikuti workshop penulisan jurnal internasional dan akselerasi guru besar sebagai upaya memperbanyak para guru besar di FUAD ini,” ujar Hajam, kemarin.

Hajam melanjutkan, ada 50 dosen yang terdiri dari doktor dan calon doktor mengikuti kegiatan workshop ini. “Tujuannya untuk membekali calon guru besar dalam penulisan jurnal ilmiah yang bisa diterbitkan di jurnal yang bereputasi internasional,” ujarnya.

Hajam menambahkan, penulisan jurnal internasional bagi para calon guru besar merupakan suatu keharusan. Menurutnya, dosen harus meningkatkan dirinya untuk mengembangkan keilmuan yang bisa mencerahkan dan memperkaya keilmuan untuk bisa menyebarkan wawasan keilmuan kepada mahasiswa.

“Maka dosen harus meningkatkan kualitas keilmuannya, salah satunya adalah kenaikan pangkat dari lektor ke lektor kepala, dari lektor kepala ke guru besar. Ini menjadi suatu keharusan bagi para dosen,” katanya.

Bahkan, menurut Hajam, penulisan jurnal internasional ini bisa menjadi peningkatan distingsi keilmuan dan peningkatan akreditasi IAIN Cirebon. Ia juga menegaskan, penulisan jurnal internasional ini menjadi syarat utama menjadi guru besar dan peningkatan administrasi kelembagaan serta meningkatkan kualitas dosen.

“Sehingga ini bisa dikatakan, peningkatan kenaikan pangkat ini merupakan kewajiban dan hak bagi setiap dosen. Kualitas dosen harus ditingkatkan. Saya sebagai pimpinan di FUAD berkewajiban untuk fasilitasi percepatan kenaikan pangkat, apalagi di era revolusi industri ini,” pungkasnya. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.