Dirjen Diktiristek Isi Kuliah Umum Di Unisa Kuningan

oleh -9 views

RAKYATCIREBON.ID – Universitas Islam Al-Ihya Kuningan menggelar kuliah umum, tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Inovasi, dan Kearifan Lokal. Hadir sebagai narasumber, Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Republik Indonesia, Prof Ir Nizam M.Sc DIC Ph.D IPU Asean Eng.

Kehadiran Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek disambut Pembina Yayasan Al-Ihya Kuningan, Drs H A Nana Rusyana M.M.Pd, Ketua Yayasan Al-Ihya Kuningan Dr H Barna Subarna M.Pd dan Rektor Universitas Islam Al-Ihya Kuningan, Nurul Iman S.Ag M.Si beserta keluarga besar Unisa Kuningan.

Rektor Unisa Kuningan, Nurul Iman menyampaikan terima kasih kepada narasumber yang sudah meluangkan waktu berkunjung ke Unisa Kuningan. Dia berharap kunjungan tersebut bisa memotivasi keluarga besar Unisa Kuningan untuk menjalankan tri dharma perguruan tinggi dan menyukseskan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“Kami ucapkan selamat datang di Unisa Kuningan. Terimakasih sudah meluangkan waktu berkunjung ke kampus kami, mudah-mudahan kesempatan ini memacu kami untuk terus meningkatkan tri dharma perguruan tinggi melalui program MBKM,” kata Iman, Jumat (10/09).

Pada pemaparannya Prof Nizam menjelaskan, prinsip Merdeka Belajar Kampus Merdeka yaitu, mengajak kampus untuk bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha dan industry, dalam rangka meminimalisir kesenjangan kualifikasi lulusan dengan kebutuhan kerja. Upaya tersebut didukung dengan berbagai program salah satunya memberi keleluasaan dan kebebasan kepada mahasiswa untuk memilih bidang sesuai peminatannya.

“MBKM ini memberikan kebebasan dan otonomi kepada lembaga pendidikan, dan merdeka dari birokratisasi, dosen dibebaskan dari birokrasi yang berbelit, serta mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih bidang yang mereka minati,” jelasnya.

Menurutnya, MBKM merupakan kebijakan Mendikbudristek Republik Indonesia yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui kebijakan itu, setiap mahasiswa diajak belajar langsung cara hidup di lingkungan masyarakat dan mengenal dunia kerja sehingga bisa lebih siap mengamalkan ilmu yang didapatnya ketika kuliah.

“Ketika mahasiswa lulus, mereka tidak akan ragu lagi dengan realitas masyarakat dan dunia kerja. Kualifikasi diri dan keterampilan yang didapatkan ketika kuliah dan magang akan sejalan dengan kebutuhan dunia kerja,” tuturnya.

Program itu, lanjut dia, akan memacu mahasiswa untuk terus berinovasi, baik secara mandiri maupun bermitra dengan pemerintah dan dunia usaha. Secara tidak langsung, inovasi mahasiswa yang berlandaskan riset dan kajian akademik akan mengembangkan sumber daya alam, potensi, atau kearifan yang dimiliki daerahnya masing-masing.

Selain mengisi kuliah umum, Prof Nizam juga meninjau lokasi rencana pembangunan kampus baru Unisa Kuningan, di Jalan Raya Cirendang–Gunungkeling Kelurahan Cirendang Kecamatan/Kabupaten Kuningan. Tinjauan tersebut didampingi unsur rektorat Unisa Kuningan. (ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.