Dewan Pendidikan Irit Bicara Isu Jual Beli Kursi Kepsek

oleh -7 views
DILANTIK. Dewan Pendidikan Kabupaten Cirebon telah dilantik. Dituntut untuk ikut menuntaskan berbagai persoalan pendidikan. FOTO: IST/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Dewan Pendidikan Kabupaten Cirebon, kini resmi dilantik, Rabu (29/9). Ada target digantungkan pemerintah yakni bisa memajukan dunia pendidikan. Pasalnya, menjelang pelantikan kepala sekolah, dunia pendidikan menjadi sorotan. Muncul dugaan, adanya praktik jual beli kursi jabatan kepala sekolah.

Sayangnya, usai pelantikan, Ketua Dewan Pendidikan, Aceng Sudarman enggan berkomentar terlalu banyak terkait dugaan tersebut. “Itu kan hanya isu. Kebenarannya belum tentu. Kami mau nyikapi dalam hal apa, toh yang dituduhkan juga tidak jelas,” kata Aceng, Rabu (29/9).

Aceng menjelaskan, selama ini memang dirinya sempat mendengar dan membaca dari media, adanya dugaan pungli untuk 23 calon kepsek. Namun seharusnya, narasumber yang mengaku diperas, segera melaporkan ke polisi. Apalagi, dugaannya dilakukan dari pihak luar Pemkab maupun Disdik Kabupaten Cirebon.

“Ya itu tadi. Harusnya yang memberikan informasi ke media sekalian lapor polisi. Ini supaya semuanya jelas dan terang benderang. Jangan sampai menimbulkan kegaduhan yang tidak ada ujungnya,” ungkap Acep.

Di sisi lain, Aceng mengaku akan membantu kemajuan Disdik Kabupaten Cirebon. Menurutnya, selama pandemi bukan saja di Kabupaten Cirebon, namun di mana pun dunia pendidikan mengalami kemerosotan. 

Untuk itu, saat ini dirinya akan terus memantau perkembangan di lapangan dan akan berkoordinasi langsung dengan bupati.

“Wajarlah, kemarin kan dua tahun anak-anak tidak sekolah. Sekarang saatnya kita membuat terobosan baru,” jelasnya.

Namun saat ditanya, seberapa maju saat dirinya pernah menjadi ketua dewan pendidikan periode sebelumnya, Aceng mengaku saat itu pendidikan di Kabupaten Cirebon cukup maju.

Sayangnya, Aceng enggan menjelaskan kemajuan seperti apa yang saat itu bisa dicapai. Begitu pun ketika ditanya, bagaimana kalau Dewan Pendidikan ikut berkecimpung bermain proyek, seperti yang dicurigai masyarakat selama ini.

“Kalau Dewan Pendidikan atau anggota Dewan Pendidikan terbukti main proyek, silakan saja laporkan ke polisi. Selama ini kita bermain seperti itu. Tugas kita mengawasi kinerja dan jalannya pendidikan di Kabupaten Cirebon,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg meminta Dewan Pendidikan bisa membantu pemerintah memajukan dunia pendidikan.

“Mereka (Dewan Pendidikan, red) ke depannya bisa memberikan arahan, masukan dan evaluasi terhadap pendidikan. Untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Cirebon,” katanya.

Karena di era globalisasi ini, pendidikan sangatlah penting. Tapi, di masa pandemi Covid-19 ini, hampir dua tahun pendidikan di Kabupaten Cirebon terhenti. Makanya, Imron pun mengajak untuk bersama-sama memajukannya.

Saat ini, kata Imron, grade pendidikan di Kabupaten Cirebon rendah. Pemkab Cirebon terus berupaya, selalu membuat terobosan agar angka pendidikan bisa naik.

“Saya ingin dengan pengurus yang baru ini bisa memberikan masukan-masukan kepada pemerintah, agar indeks pendidikan Kabupaten Cirebon bisa naik,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.