Dewan Desak Tanggul di Desa Kalibuntu Diperbaiki

oleh -63 views
DESAK PERBAIKAN. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Hj Ismiyatul Fatihiyah Yusuf meninjau lokasi longsor, kemarin.
DESAK PERBAIKAN. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Hj Ismiyatul Fatihiyah Yusuf meninjau lokasi longsor, kemarin.

RAKYATCIREBON.ID – Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Hj Ismiyatul Fatihiyah Yusuf B Comm MPA mendorong agar tanggul di Kalibuntu Pabedilan dan Kaliwidara segera diperbaiki.

Pasalnya proses pengajuan sudah dilakukan. Bahkan, pihak BBWS bersama Anggota DPR RI, Dedi Wahidi telah meninjaunya langsung ke lokasi.

Ternyata peninjauan itu sudah dua kali. Terbaru, Kamis (4/3) tim ahli langsung yang meninjau. Intruksi langsung dari BBWS.

“Tadi ada peninjauan lagi. Sudah dihitung. Kami ingin dua titik ini, jadi prioritas pembangunan tahun ini,” kata Ismi.

Rupanya, di tahun 2021 ini, BBWS merencanakan akan melakukan penanganan di 9 titik. Anggarannya dari BBWS pusat. Hanya saja, belum dapat dipastikan, 9 titik dimaksud dimana saja.

Menurutnya, dua titik yang ada di Wilayah Timur Cirebon (WTC) ini, penting dilakukan segera. Kebutuhannya mendesak, menghindari dampak buruk dikemudian hari.

Untuk tanggul Kaliwidara sendiri, lokasinya berdekatan dengan akses masyarakat. Otomatis, ketika tidak segera dilakukan penanganan, akan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kalau tidak diperbaiki, lama-lama bisa mengikis jalan. Bisa putus itu jalannya,” terangnya.

Memang, jalannya itu bukan menjadi akses utama. Namun, kerap dilewati truck. Mengingat lokasinya berdekatan dengan pabrik. Ketika putus bukan hanya mematikan laju kegiatan masyarakat, namun juga kegiatan perekonomian industri.

“Jadi efeknya cukup signifikan kalau tidak diperbaiki segera,” ucapnya.

Sementara tanggul Kaliwidara lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga. Tanggulnya terkikis. “Makanya ini perlu pengawalan dari kita. Proses pengajuan sudah dilakukan. Sudah tembus juga ke dewan RI. BBWS sudah meninjaunya. Jadi sudah harus diprioritaskan. Jangan sampai terlambat. Nyawa taruhannya. Pemukiman warga sih soalnya,” imbuhnya.

Disinggung hasil kunjungan keduanya, apakah akan mengarah pada pembangunan. Ismi mengaku saat ini baru diperhitungkan kepastiannya. Pihaknya hanya bisa mendorong, agar diprioritaskan.

“Tadi sih, mereka, tim nya itu, akan mengkalkulasi. Setelah itu, akan didesign untuk dibangun permanen. Mudah-mudahan sesuai harapan, dibangun tahun ini,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *