Bupati Tak Halangi Pemekaran Cirebon Timur

oleh -7 views
TIDAK MENGHALANGI. Bupati Cirebon, H Imron sebut pemekaran Cirebon Timur harus sesuai kebutuhan masyarakat.
TIDAK MENGHALANGI. Bupati Cirebon, H Imron sebut pemekaran Cirebon Timur harus sesuai kebutuhan masyarakat.

RAKYATCIREBON.ID – Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg menghendaki agar gerakan pemekaran di Kabupaten Cirebon tidak nanggung. Perjuangannya harus dilanjutkan, dan harus all out. Karena, sejauh ini, pemekaran di Kabupaten Cirebon atau Wilayah Timur Cirebon (WTC) belum terdata di Provinsi Jawa Barat.

“Kami mempersilakan, ketika penggerak Cirebon Timur yang telah berjuang untuk dihidupkan kembali. Karena ternyata, Cirebon Timur ini, di Provinsi belum terdata. Belum masuk. Wajar kalau Cirebon belum ada kepastian,” kata Kang Imron–sapaan akrabnya.

Maka wajar, ketika Jawa Barat lebih dulu “mempersilakan” Indramayu Barat untuk menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), dibandingkan dengan WTC. Karena gerakannya, masih tumpul ke atas. Hanya ramai di tataran daerah saja. 

“Sejak saya masih dinas di Bandung, Indramayu itu sudah terus massif melakukan gerakan di Provinsi. Tapi Cirebon tidak ada,” katanya.

Kang Imron mengingatkan wacana pemekaran harus murni untuk kemaslahatan umat. Bukan kepentingan politik atau kepentingan elitenya saja. Politisi PDI Perjuangan itu pun mempersilakan ketika semangatnya untuk kemaslahatan masyarakat.

“Saya persilakan, ketika untuk kemaslahatan umat. Bukan kepentingan politik atau elite saja,” kata dia.

Makanya, pihaknya pun meminta data terbaru hasil kajian. Karena sejauh ini, alasan dimunculkannya isu pemekaran, untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Mana, ukurannya apa. Kalau ada, silakan. Kami sangat setuju Kabupaten Cirebon dimekarkan,” tuturnya.

Tapi, ketika alasan itu, hanya dibuat-buat, ia tidak menghendakinya. Karena, nantinya yang dikorbankan masyarakat luas.

“Kalau tidak ada (maslahat, red), atau cuma kepentingan elite untuk apa?. Nanti rakyat tidak menikmati bahwa pemerintah ini berperan untuk kemaslahatan,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *