Bupati: Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendidik Di Era 4.0 Sangat Penting

oleh -2 views

RAKYATCIREBON.ID – Peningkatan kapasitas tenaga pendidik di era 4.0 adalah sangat penting dimana Program Digitalisasi Sekolah akan di dukung dan ditindak lanjuti dengan peningkatan kompetensi guru, khususnya  di bidang penguasaan teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Hal ini karena tenaga pendidik merupakan ujung tombak dan penentu keberhasilan program Digitalisasi Sekolah untuk mempercepat terciptanya sumber daya manusia indonesia yang unggul.

“Pandemi covid-19 menimbulkan berbagai dampak negatif pada berbagai bidang, namun dari bencana ini ada  hal positif yang dapat kita petik. salah satu hal positif tentu adalah kita dipaksa “melek” akan teknologi digital dan menerapkannya pada kehidupan sehari hari, ini merupakan suatu tantangan yang harus dihadapi baik oleh para guru sebagai tenaga pendidik dan siswa” kata Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH saat membuka Kegiatan Workshop Digitalisasi Sekolah Dan Pelatihan Learning Management System Untuk Sekolah di Aula SMP Negeri 1 Kuningan, kemarin.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Kuningan, Drs. H.Uca Somantri, M.Si, Plt Direktur Ekonomi Digital I Nyoman Adhiarna, Praktisi Pendidikan Center Education Regulation and Development Analisis / CERDAS, Indra Charis Miadji, Ceo Sekolah.id, Hendry Cahya Irawan beserta tamu lainnya.

Menurut Bupati, bagi sebagian orang, teknologi digital bukan hal baru, dengan beralih sepenuhnya ke sistem pembelajaran  berbasis digital atau digital learning bukan hal yang mudah apalagi dilakukan secara mendadak dan dalam  waktu yang singkat.

“Ada banyak tantangan pembelajaran jarak jauh yang harus dihadap baik oleh guru maupun siswa di era pandemi covid-19 ini, diantaranya manajemen waktu dan proses kerja yang tidak efektif, tidak meratanya koneksi dan kepemilikan gadget, privasi data dan pengamanan sistem” ungkap Acep.

Selain itu, di katakan Bupati seiring berjalannya waktu proses belajar dan mengajar harus tetap berjalan, maka solusinya dengan learning management system yang diluncurkan oleh Dirjen Aptika Kemenkominfo RI melalui Direktorat Ekonomi Digital, dengan melaksanakan workshop digitalisasi sekolah dan pelatihan learning management system  selama 2 hari untuk para Pendidik SMP.

“Berdasarkan hal-hal di atas kegiatan ini  sangat penting, dalam rangka meminimalisir hambatan selama pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, dan  dapat  membantu mengelola pembelajaran  online dan aktivitas pembelajaran lebih efektif dan efisien” jelas Acep.

Bupati pun berpesan untuk  para peserta agar  mengikuti workshop digital dan pelatihan ini  dengan sebaik-baiknya agar ilmunya dapat diterapkan  dalam proses belajar dan mengajar secara daring dan kepada para pengajar atau instruktur dari direktorat ekonomi digital kemenkominfo,  mohon memberikan pelatihan kepada peserta dengan jelas dan sabar, agar  learning management system  dapat diterapkan di kabupaten kuningan, dan proses pembelajaran berjalan dengan lancar.

Kegiatan Workshop Digitalisasi sekolah dan Pelatihan Learning Management System ini di ikuti oleh 56 peserta dari 28 sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Kuningan di laksanakan selama 2 hari dari tanggal 8 Juni sampai 9 Juni 2021.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.