BPBD Diminta Pindah Kantor, Tapi Belum Tahu Mau Kemana

oleh -2 views
PINDAH KANTOR. Komplek perkantoran Bima yang saat ini ditempati BPBD, rencananya akan digunakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di Kota Cirebon mulai diberlakukan. Ada satu SKPD baru, yakni Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Direncanakan, SKPD baru tersebut akan berkantor di komplek perkantoran Bima, tepatnya di kawasan Kolam Renang Catherine Surya.

Saat ini, eks gedung sementara Sekretariat Daerah Kota Cirebon tersebut masih ditempati Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon, Khaerul Bahtiar mengakui, pihaknya sudah mendapatkan informasi bahwa kantor yang ditempatinya saat ini akan menjadi kantor Dinas Pemuda dan Olahraga. Namun untuk BPBD sendiri belum ada kepastian akan pindah ke mana.

“KPBD berubah menjadi Badan, namun tidak mengubah struktur eselonnya. Masih IIIa. Tapi gaungnya lebih beda. Begitu namanya badan, persyaratan dapat bantuan lebih gampang. Nah ke depan, kantor yang kami tempati akan dipakai oleh SKPD yang baru, Dinas Pemuda Olahraga. Kami menunggu instruksi,” ungkap Khaerul kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Ketika sudah ada instruksi harus pindah, lanjut Khaerul, BPBD siap mengikuti arahan untuk ditempatkan di kantor mana pun. Namun demikian, mengingat BPBD merupakan lembaga yang dituntut selalu siaga, setidaknya ada beberapa catatan yang mengharuskan BPBD memiliki kantor yang representatif dari segala sisi.

“Kami mengalah dan siap ditempatkan di mana pun. Tapi kalau boleh meminta yang strategis dan representatif. Karena kami harus siaga 24 jam. Belum lagi peralatan kita banyak,” lanjut Khaerul.

Menurut Khaerul, kantornya saat ini memang sudah cukup strategis untuk BPBD. Baik dari segi fasilitas latihan atau fasilitas untuk menyimpan peralatan kebencanaan. Namun lagi-lagi, Khaerul memastikan BPBD siap jika harus berpindah kantor.

“Di sini sudah enak sebetulnya, ada fasilitas olahraga. Tapi ini memang lebih cocok untuk Dinas Pemuda dan Olahraga. Kami dapat info ada beberapa alternatif, antara lain Gedung Dewan Pendidikan serta eks Indag di KS Tubun. Kami menunggu instruksi saja,” jelasnya.

Ditambahkan Khaerul, saat ini BPBD masih menjalankan aktivitas secara normal di kantornya. Dan belum terlihat ada persiapan dari Dispora untuk menempati kantor baru tersebut.

“Sampai sekarang belum ada kunjungan dari SKPD yang mau menempati di sini. Mungkin menunggu kepastian juga,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Ketua Dewan Pendidikan Kota Cirebon, Drs H Hediyana Yusuf membenarkan sudah ada komunikasi terkait usulan kantor Dewan Pendidikan yang akan digunakan oleh lembaga lain.

“Iya benar. Dari pihak pengelola aset sudah membuka obrolan. Tapi belum secara formal persuratan,” ungkap Hediyana.

Tak jauh berbeda dengan BPBD yang kantornya akan ditempati Dispora, Dewan Pendidikan pun secara prinsip siap jika diminta untuk pindah.

Namun ditambahkan Hediyana, ada satu catatan yang harus menjadi pertimbangan. Gedung Dewan Pendidikan saat ini, terpasang sebuah prasasti yang ditandatangani langsung walikota pada masanya. Dalam prasasti tertulis bahwa gedung tersebut diperuntukkan bagi Dewan Pendidikan.

“Intinya, belum ada komunikasi formal. Namun kita siap ditempatkan di mana pun. Tapi di situ ada prasasti peruntukan gedung untuk Dewan Pendidikan. Ditandatangani langsung walikota. Berarti kan memang gedung kita dibangun untuk Dewan Pendidikan,” imbuh Hediyana.

Diperoleh informasi, tak hanya BPBD dan Dewan Pendidikan, penempatan Dispora di perkantoran Stadion Madya Bima berefek karambol. Badan Kesbangpol juga ikut pindah kantor. (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.