Beri Hadiah untuk Pasangan Irfan-Nana, Dr Aqua Menebar Keramahan dari Jauh

oleh -2 views
BULAN MADU. Irfan Rizqi Hidayat dan istrinya Siti Nurjanah di Hotel Courtyard Marriott Seminyak, Kabupaten Badung, Bali.

RAKYATCIREBON.ID – Karyawan Hotel Mercure Cikini Jakarta Irfan Rizqi Hidayat dan istrinya Siti Nurjanah kaget campur senang saat Rabu siang lalu (20/10/2021) menginjakkan kakinya di Hotel Courtyard Marriott Seminyak, Kabupaten Badung, Bali. Mereka tidak menyangka bakal menginap di hotel bintang lima itu selama bulan madu di Pulau Dewata.

Kekagetan dan kebahagiaan mereka bertambah lagi saat memasuki kamarnya yang luas dan penuh nuansa bulan madu. Jenisnya suite dan itu adalah kamar terbaik di hotel tersebut.

“Saat memasuki kamarnya kami kaget banget. Selain luas, juga dihiasi nuansa bulan madu. Sangat mengesankan dan menyenangkan sekali. Bulan madu yang akan terus kami kenang selamanya,” ujar Irfan.

Irfan dan Nana, panggilan akrab Siti Nurjanah tiba di Hotel Courtyard Marriott Seminyak sekitar pukul 13.13 WITA. Begitu mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Badung, Bali, mereka langsung ke hotel itu.

Sejak memasuki halaman Hotel Courtyard Marriott Seminyak hingga di dalamnya, mereka merasakan keramahtamahan para pegawai hotel itu. Semuanya dengan ramah dan senyum tulus menyapa Irfan dan Nana.

Adalah Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana sekeluarga yang memberikan hadiah bulan madu ke Bali kepada  Irfan dan Nana. Keduanya melaksanakan pernikahan pada Minggu (17/10/2021) lalu di Villa Dua Samudera Jalan Galanggang, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Sekitar tiga minggu sebelum acara, tepatnya Rabu (29/9/2021) lewat WhatsApp (WA), Irfan mengirimkan undangan pernikahannya kepada Dr Aqua. Namun motivator ulung itu tidak bisa hadir karena saat yang bersamaan sedang berada di Papua.

Tugas utamanya terkait dengan pelaksanan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX. Selama di Papua Dr Aqua mendampingi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.

Begitu menerima undangan tersebut, spontan Dr Aqua yang menjabat Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat Bidang Komunikasi Publik itu menyampaikan hadiah bulan madu kepada Irfan dan Nana. Pilihannya ada dua, ke Yogyakarta atau Bali.

Setelah diskusi sama istrinya, mereka memutuskan memilih hadiahnya bulan madu ke Bali. Langsung menetapkan hari dan tanggalnya yaitu Rabu sampai Sabtu (20-23/10/2021).

Menjelang hari H, di sela-sela jadwalnya yang padat di Papua dalam rangka PON XX, Dr Aqua mempersiapkan transportasi dan akomadasi buat Irfan dan Nana. Setelah dilihat jadwal pesawat dari Jakarta ke Bali Pp maka diputuskan yang paling tepat naik Lion Air. Sedangkan menginapnya di Hotel Courtyard Marriott Seminyak, Kabupaten Badung, Bali. Merupakan hotel bintang lima.

Seusai pernikahannya yang lancar, Irfan menginfokan kepada Dr Aqua. Diiringi ucapan terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan kepada Irfan dan istri.

Selasa sore kemarin (19/10/2021) Dr Aqua membaca di media online tentang Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali yang dirilis pada 18 Oktober 2021.

Sejumlah butir dalam aturan tersebut mengatur bahwa syarat pelaku perjalanan domestik yang menggunakan pesawat udara wajib menunjukkan PCR (H-2) untuk daerah PPKM Level 3, 2, dan 1 di wilayah Jawa-Bali.

Seusai membaca Inmedagri itu, Dr Aqua mengirimkan link beritanya ke Irfan dengan disertai pesan, “Aww, Mas Irfan apa kabar? Mulai hari ini ke Bali harus pakai tes PCR bukan rapid test antigen. Sebaiknya Mas Irfan dan istri sekarang tes PCR. Makasih banyak Mas Irfan.”

MASIH BERLAKU

Membaca WA tersebut Irfan sempat kaget. “Berarti tidak boleh rapid test antigen ya Pak Aqua? Padahal saya dan istri barusan rapid test antigen. Alhamdulillah hasilnya negatif. Kami masih di Bandung. Sebentar lagi mau ke Jakarta.”

Dr Aqua kemudian menyarankan kepada Irfan dan Nana untuk melaksanakan tes PCR di Jakarta yang terkoneksi dengan PeduliLindungi. Selain itu menunda jadwal ke Balinya.

Tiket pesawatnya adalah Rabu pagi (20/10/2021) pukul 08.00. Disarankan ditunda berangkatnya malam atau Kamis pagi (21/10/2021).

Irfan minta waktu untuk rundingan sama Nana. Hasilnya mereka minta tiketnya diundur jadi malam pada hari yang sama. Sedangkan kembali dari Bali tetap Sabtu (23/10/2021) karena pada Minggu (24/10/2021) Irfan masuk kerja setelah libur menikah dan cuti.

“Pak Aqua, saya barusan menanyakan di rumah sakit Jakarta yang tervalidasi dengan PeduliLindungi. Rabu besok (hari ini-red) sebagian besar libur, tidak melayani tes PCR karena Hari Besar Islam yaitu Maulid Nabi Muhammad SAW. Hanya Rumah Sakit Pertamina yang buka mulai pukul 07.00. Ada paket 10 jam. Lumayan mahal yakni 800 ribu rupiah. Jika tiketnya bisa diubah jadi malam, saya akan ambil paket itu saja. Namun jika tidak bisa, saya tes PCR reguler saja sehingga ke Balinya ditunda sehari,” ungkap Irfan.

Dalam waktu yang bersamaan, Dr Aqua komunikasi sama Station Manager Lion Group Surabaya Kolid Widodo yang akrab dipanggil Dodo. Menanyakan tentang perubahan aturan tersebut. Juga mengirimkan nomor telefon Irfan.

“Mohon waktu Pak Aqua. Saya tanyakan dulu ke teman yang di Bali. Jika masih bisa pakai hasil rapid test antigen, Mas Irfan dan istrinya tidak usah tes PCR. Perubahan peraturan yang mendadak seperti ini sering membuat kesalahpahaman di lapangan antara penumpang dan petugas,” ujar Dodo yang sering membantu Dr Aqua terkait transportasi Lion Air Group (Lion Air, Batik Air, dan Wing Air).

Kepada Irfan, Dr Aqua mengirimkan nomor telefon Dodo. Disertai pesan sewaktu-waktu dapat mengontak bapak dua putra itu jika membutuhkan informasi penerbangannya.

Hanya hitungan menit, Dodo telefon Dr Aqua. Menginfokan bahwa hasil rapid test antigen masih berlaku sehingga Irfan dan Nana tidak perlu tes PCR.

“Pak Aqua, informasi dari teman yang di Bali, untuk penerbangan Rabu besok dari Cengkareng ke Denpasar masih pakai rapid test antigen. Jadi Mas Irfan dan istrinya tidak usah tes PCR,” terang Dodo.

Informasi yang sama disampaikan Dodo langsung ke Irfan. Hal tersebut membuat Irfan lega.

SELURUH URUSAN LANCAR

Tidak hanya itu, Dodo juga komunikasi sama koleganya, Station Manager Lion Group Bandara Soekarno-Hatta Mamat Gunawan. Minta tolong agar ada stafnya yang “mengawal” Irfan dan istrinya supaya semua urusan mereka di Bandara itu lancar.

Mamat seketika itu menugaskan Jamaludin yang biasa dipanggil Jamal untuk membantu Irfan dan istrinya. Pada minggu ketiga Desember 2020 Jamal dan istrinya Riyantika Setia Asih mendapat hadiah yang serupa dari Dr Aqua sekeluarga yaitu bulan madu ke Bali. Akomodasi dan transportasinya sama.

Begitu dapat info dari Dodo bahwa Jamal yang ditugaskan membantu Irfan dan istrinya, Dr Aqua langsung telefon Jamal. “Menitipkan” Irfan agar dibantu sampai tuntas semua urusannya di Bandara Soekarno-Hatta hingga naik pesawat. Sehingga mereka merasa tenang dan menikmati bulan madunya.

“Siap Pak Aqua. Saya yang besok mengurusi Mas Irfan dan istrinya di Bandara Soekarno-Hatta. Saya akan cerita ke mereka pengalaman bulan madu bersama istri yang sangat menyenangkan dan mengesankan sekali pada Desember 2020 lalu. Mendapat hadiah dari Pak Aqua sekeluarga,” kata Jamal.

Sedangkan kepada Irfan dikirimkan nomor telefon Jamal serta info tempat duduknya dan istri yang telah diblok di kursi paling depan nomor 1B dan 1C. Dr Aqua menyampaikan pesan agar Irfan langsung komunikasi sama Jamal.

Menjelang tiba di Jakarta dari Bandung, sekitar pukul 21.30, di mobil Irfan WA Jamal. Langsung direspon. “Saya sudah kontak Pak Jamal. Masya Allah, beliau ramah sekali, Pak Aqua,” ujar Irfan.

Tadi pagi sekitar pukul 05.32 Irfan kirim WA kepada Dr Aqua. Mengabarkan seluruh urusan di terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta lancar. Mulai dari verifikasi rapid test antigen, vaksin dua kali, hingga check in di konter Lion Air.

“Semuanya lancar sekali. Pak Jamal optimal membantu. Sekarang kami menunggu naik pesawat,” tambah Irfan yang langsung ke ruang tunggu, tidak ke lounge Batik Air, meski Jamal sudah menawarkannya.

Irfan juga foto bertiga sama Nana dan Jamal. Kemudian mengirimkan fotonya ke Dr Aqua. Mereka menyimak pengalaman Jamal dan istrinya bulan madu ke Bali.

“Tadi Pak Jamal cerita pengalamannya bulan madu ke Bali bersama istri. Dia sangat terkejut karena baru pertama kali ketemu bapak, langsung dapat hadiah liburan ke Bali. Menginapnya juga di Hotel Courtyard Marriott Seminyak. Beliau bilang Pak Aqua baik sekali,” terang Irfan.

Sekitar pukul 07.46, Irfan kirim foto selfie bersama istrinya yang sedang duduk di pesawat Lion Air JT 12 kepada Dr Aqua. Disertai pesan lewat WA, “Alhamdulillah kami sudah di pesawat. Terima kasih banyak Pak Aqua untuk hadiah bulan madunya.”

Sesaat setelah mendarat di Bandara I gusti Ngurah Rai Badung, Bali, Irfan yang bekerja di Hotel Mercure Cikini Jakarta sejak 1 Maret 2016, di awal hotel itu beroperasi, mengungkapkan sangat bersyukur karena bersama istrinya sudah selamat tiba di Bali. Hal yang semula tidak pernah mereka bayangkan bakal bulan madu di Pulau Dewata.

“Kami bersyukur sekali karena telah tiba dengan selamat di Bali. Saya sudah tiga kali ke Bali. Sedangkan istri baru pertama kali termasuk naik pesawat. Tadi saat menjelang mendarat istri sempat deg-degan, mungkin karena belum pernah naik pesawat,” tutur Irfan.

Sejak pertama kali menerima pesan hadiah bulan madu sampai tiba di Bali, Irfan berkali-kali menyampaikan terima kasihnya kepada Dr Aqua. Dia dan istrinya juga sangat bersyukur kepada Allah Swt atas semua itu.

“Bulan madu ke Bali itu adalah rezeki dari Allah Swt. Saya hanya bertugas menyampaikannya kepada Mas Irfan. Semoga lancar, menyenangkan dan mengesankan liburannya bersama istri tercinta,” tutur Dr Aqua.

SEPERTI RAJA DAN RATU

Sementara Jamal yang menikah dengan Riyantika Setia Asih di Kabupaten Cilacap pada Selasa (15/12/2020) telah lebih dulu menikmati bulan madu ke Bali. Beberapa hari setelah menikah, mereka berangkat ke Pulau Dewata.

Waktu itu karena masih pandemi Covid-19, dari Yogyakarta mereka naik pesawat tidak langsung ke Bali. Transit dulu di Bandara Soekarno-Hatta.

“Ketika itu saya dan istri bulan madu di Bali selama tiga malam empat hari. Lumayan lama,” terang Jamal.

Menurutnya bulan madu di Bali itu pengalaman yang luar biasa dan tak akan pernah terlupakan. Apalagi sebelumnya tidak membayangkan bakal ke Pulau Dewata tersebut.

“Saya dan istri mendapat hadiah dari Bapak Aqua berupa liburan untuk bulan madu di Bali. Sampai saat ini ketika melihat foto-foto momen selama di Bali, masih terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” ungkapnya.

Jamal dan istrinya sangat terkesan saat menginap di hotel bintang lima, Hotel Courtyard Marriott Seminyak. Mereka merasa seperti raja dan ratu karena selama berada di sana dilayani dengan sangat baik. Juga menikmati semua kemewahan fasilitas hotel tersebut.

“Kami juga berkunjung ke beberapa destinasi wisata di Bali. Sungguh pengalaman yang sangat menyenangkan. Seketika sekelumit doa terucap semoga semua kebaikan Pak Aqua sekeluarga dibalas oleh Allah Swt,” ujar Jamal.

Saat mereka sedang berada di Bali, tanpa mereka duga, Dr Aqua yang tengah di sana, silaturahim ke mereka. Tentu saja Jamal dan istrinya kaget.

Lengkaplah kebahagiaan mereka. Tidak hanya diberi hadiah bulan madu, namun pemberinya yakni Dr Aqua datang khusus ke Hotel Courtyard Marriott Seminyak untuk menemui mereka.

Saat ini Riyantika sedang hamil tujuh bulan anak pertama. Jamal memohon doa agar kehamilan dan persalinan istrinya lancar.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.