Baznas Bantu Dapur Umum DSPPPA

oleh -2 views
BANTU STOK BERAS. Baznas Kota Cirebon memberikan bantuan stok beras untuk dapur umum yang didirikan DSPPPA untuk warga kurang mampu yang sedang menjalani isoman. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon sedang menjalankan dapur umum untuk memproduksi makanan siap saji. Makanan ini disalurkan untuk warga kurang mampu yang menjalani isolasi mandiri karena terkonfirmasi Covid-19.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) ikut berpartisipasi dengan memberikan bantuan stok beras untuk program dapur umum tersebut. Senin (19/7) lalu, Baznas menyerahkan bantuan stok beras yang diantar langsung ke lokasi dapur umum di kantor DSPPPA.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan dan Pendistribusian Baznas Kota Cirebon, Fatikhul Muhadi mengungkapkan, pihaknya memberikan bantuan stok beras hingga 1,2 ton untuk membantu dapur umum yang didirikan DSPPPA.

“Total beras yang diberikan 1,2 ton untuk bantu dapur umum. Menurut informasi pembagiannya langsung ke kecamatan,” ungkap Fatikhul Muhadi kepada Rakyat Cirebon.

Tak hanya memberikan bantuan stok beras, Fatikhul Muhadi mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan program dapur umum yang sedang berjalan. Termasuk akan terus berkoordinasi dengan DSPPPA. Sehingga apapun yang dibutuhkan, maka pihak DSPPPA tinggal melayangkan pengajuan dan Baznas siap merealisasikan.

“Ke depan, kita lihat kebutuhan dapur. Jadi, jika ada permohonan akan kita salurkan kembali logistik yang lain selain beras. Baznas siap, selama ada permohonan dan asnafnya sesuai, kita akan berikan apapun yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Sosial DSPPPA Kota Cirebon, Aria Dipahandi menyampaikan terima kasihnya atas partisipasi yang diberikan Baznas pada program dapur umum yang sedang dijalankan.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Baznas yang sudah ikut serta membantu dapur umum yang kami dirikan, untuk membantu masyarakat miskin yang sedang melakukan isoman,” ungkapnya.

Dijelaskan Aria, data permintaan paket makanan siap saji berbentuk nasi kotak untuk warga kurang mampu yang menjalani isoman terus bergerak dan dinamis. Karena dari data yang diserahkan Satgas, sebagian warga yang selesai menjalani isoman, namun kadang juga ada yang baru mulai menjalankan isoman. Sehingga setiap harinya data yang masuk ke DSPPPA selalu berubah.

“Terhitung sampai pagi ini (Selasa, red) kami memasak 1.092 paket. Karena data dinamis, yang isoman selesai berarti tidak dilanjut,” pungkasnya. (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.