Babakan Masih Butuh Rutilahu

oleh -10 views
Lurah Babakan, Asep M Muflih Hakim SSos MSi menjelaskan warganya masih banyak yang membutuhkan program rutilahu
Lurah Babakan, Asep M Muflih Hakim SSos MSi menjelaskan warganya masih banyak yang membutuhkan program rutilahu

RAKYATCIREBON.ID – Kelurahan Babakan Kecamatan Sumber ditahun 2021 masih membutuhkan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Pasalnya, masih banyak rumah warga yang kondisinya sesuai dengan kriteria penerima rutilahu. Yakni, lantai beralaskan tanah, atap rusak, dan dinding bata, dan belum memiliki fasilitas kamar mandi.

“Warga kami masih banyak yang membutuhkan program itu (rutilahu, red),” kata Lurah Babakan, Asep M Muflih Hakim SSos MSi, kepada Rakyat Cirebon, Kamis (1/7).

Mantan Lurah Sumber itu, menjelaskan ditahun 2020, memang mendapatkan program Rutilahu dari Provinsi. Kuota yang diberikan sebanyak 40 unit. Tapi, belum mencukupi kebutuhan rutilahu yang tersebar di 5 RW itu.

“Tahun kemarin, kami sudah mendapatkannya. Untuk tahun ini, belum terdengar lagi. Tapi biasanya, kalau sudah mendapatkannya sih, tidak mungkin Banprov akan kembali diturunkan kedua kalinya,” ucapnya.

Ia menceritakan, kebutuhan rutilahu cukup mendesak. Totalnya dikisaran 20 unit lagi. Pemerintah Kelurahan belum bisa mandiri, untuk langsung menganggarkan. Harus diajukan terlebih dulu ke Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP). Sistemnya berbeda dengan pemerintahan desa (Pemdes) yang memiliki Dana Desa.

“Kalau desa, mungkin bisa dari DD. Kalau kita (Kelurahan, red) tidak bisa. Harus Kimrum (DPKPP, red) langsung yang menganggarkannya. Kita paling hanya bisa mengajukan,” terangnya.

Asep menjelaskan tahun ini, pihaknya sudah mengajukan. Biasanya, ketika pengajuan di ACC, akan ditindaklanjuti. Dengan adanya survei oleh tim. “Tahun ini, kita sudah mengajukan juga. Sudah ada yang disurvei. Tapi belum tahu kapan diberikannya. Baru dua yang disurvei,” ungkapnya.

Belum tuntasnya kondisi Covid-19, Asep hanya bisa berharap, pengajuannya bisa segera ditindaklanjuti pihak berwenang. Diprioritaskan. Lantaran, wilayahnya berada di ibu kota Kabupaten. Mestinya, kebutuhan rutilahu sudah dituntaskan pemerintah. “Kami berharap, nanti program Baznas juga bisa masuk ke kami. Untuk menuntaskan kebutuhan rutilahu bagi warga kami. Nanti, akan kita coba terus untuk bisa mendapatkannya,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.