Setuju Aturan Muscab PKB Berbeda dengan Sebelumnya

oleh -88 views
UBAH ATURAN. Kader senior PKB Kabupaten Cirebon, Toto Sumlang sebut adanya perubahan dalam tata cara pemilihan Ketua DPC.
UBAH ATURAN. Kader senior PKB Kabupaten Cirebon, Toto Sumlang sebut adanya perubahan dalam tata cara pemilihan Ketua DPC.

RAKYATCIREBON.ID – Aturan Muscab PKB dinilai baru. Terutama dalam hal penentuan Ketua DPC PKB.

Mengingat sebelumnya, Ketua DPC dipilih oleh DPAC. Bukan ditentukan DPP, seperti yang tahun ini akan diterapkan.

Kader senior PKB Kabupaten Cirebon, Toto Sumlang merasa aneh dengan perubahan besar yang telah ditetapkan DPP.

“Saya tidak banyak mengikuti perubahan besar yang sudah ditetapkan oleh DPP. Sehingga kaget saat membaca aturan Muscab begitu sederhana, tanpa banyak membuang energi,” kata dia, Jumat (26/2).

Pelaksanaan pemilihan berdasarkan AD/ART, bukan jaminan menghasilkan pimpinan ideal. Faktanya, ketika pemilihan ketua DPC dipilih oleh DPAC, di lapangan ketua-ketua DPAC bukan memilih figur/kader partai yang terbaik.

“Melainkan memilih kandidat yang paling besar kontribusinya ‘yang gede duitnya’. Cara seperti ini sulit dihilangkan. Kalau diteruskan hanya akan merusak tatanan dan kebesaran partai,” tegasnya.

Oleh karenanya aturan yang telah ditetapkan DPP patut diikuti dan ditaati.  Mengenai siapa kader yang pantas menduduki jabatan ketua DPC, 5 calon sudah diseleksi dan sudah direkomendasikan.

“Bagi saya siapapun, ketua terpilih nanti, diharap jeli dan cerdik dalam menyusun perangkat di bawahnya,” imbuhnya.

Karena kata dia sebaik apapun pimpinan, akan muncul persoalan ketika alat kelengkapan atau jajaran kabinetnya kurang memenuhi syarat.

Terlebih pada mekanisme sekarang tidak ada lagi tim formatur yang akan menyusun struktur dibawahnya.

“Itu syarat penting. Ketua nanti, harus jeli. Memilah, orang-orang yang akan membantu disekitarnya,” kata dia.

Menurutnya, kader paling tepat memimpin PKB Kabupaten Cirebon kedepan masih HM Luthfi MSi. Namun bukan berarti yang lainnya tidak pantas menduduki kursi ketua.

Secara pribadi, kata dia, dialah yang sering bicara pedas atas kebijakan-kebijakan dimasa kepemimpinan Luthfi.

“Saya tegaskan siapapun ketuanya nanti bergantung bagaimana susunan pengurus di bawahnya,” tuturnya.

Sekarang di PKB, sudah banyak kader yang layak menjadi pengurus DPC. Mereka dipastikan mampu membantu membesarkan partai.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon, Drs Abdul Rohim menilai ke 5 kandidat yang telah muncul, merupakan kader terbaik PKB saat ini.

Pihaknya pun tidak khawatir dengan masa depan PKB di Kabupaten Cirebon.

“Jadi, siapapun nanti yang mendapat rekomendasi melanjutkan tonggak kepemimpinan di DPC PKB, itulah yang harus ditaati,” terang Abdul.

Sebagai kader PKB, tentu mengharapkan PKB bisa meraih kemenangan. Pemilu 2019 sudah terbukti, memposisikan PKB sebagai partai pemenang di legislatif. 10 kursi dimiliki PKB menjadikan kadernya sebagai ketua DPRD saat ini.

“Itu sekaligus menjadi tantangan kedepan siapapun yang memimpin harus bisa memaksimalkan kader-kadernya menduduki legislatif. Kalau perlu menghijaukan Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *