Anak TK-RA Akhirnya Bisa Kembali ke Sekolah

oleh -1 views
UJI COBA. Sejumlah siswa TK dan RA di Majalengka bisa kembali belajar tatap muka lagi. Uji coba KBM dilaksanakan secara terbatas dengan prokes ketat. FOTO: PAI SUPARDI/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID-Selain SLTA dan SLTP serta SD, TK dan RA di beberapa wilayah di Kabupaten Majalengka, sudah mulai melakukan uji coba penerapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka.

Hal itu selain karena kondisi Kabupaten Majalengka yang sudah memasuki level 2 PPKM, disusul adanya edaran dari Pemprov Jabar yang memperbolehkan beberapa daerah, termasuk Kabupaten Majalengka untuk menggelar KBM secara tatap muka.

Tingginya desakan orang tua siswa, dengan alasan terlalu lama siswa belajar secara daring, mendorong sejumlah TK dan RA untuk melakukan uji coba KBM tatap muka secara terbatas, dengan protokol kesehatan secara ketat.

“Di sekolah kami memang saat ini mulai dicoba dengan tatap muka secara terbatas, mekanismenya selain penerapan protokol secara ketat tetap diberlakukan. Pola sekolahnya masih digilir dalam beberapa shift,”terang Kepala TK di Majalengka, Mila kepada Rakyat Cirebon, Selasa (31/8).

Pola pembelajaranya, kata dia, untuk kelompok A dipecah menjadi dua kelompok. Satu kelompok satu kelas sebanyak 10 siswa dan masuk dishift pertama dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 09.30 WIB tanpa istirahat.

“Kemudian pada pukul 10.00 WIB masuk kelompok B yang juga dipecah dan pulang pukul 11.30 WIB,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang kepala sekolah lain, Neni menambahkan, untuk bisa melakukan kegiatan tatap muka, sekolah persyaratanya cukup ketat.

Dimana selain harus meminta izin dari desa, kecamatan dan dinas pendidikan. Juga harus dilengkapi dengan pernyataan dari orang tua siswa dan lainya.

Sementara itu, Ketua PD IGRA Kabupaten Majalengka, Tating Sariningsih mengatakan, untuk mendukung Protokol Kesehatan, pihaknya mewajibkan sekolah memiliki sarana sanitasi yang baik.

“Termasuk alat cuci tangan, thermogun, serta satgas Covid sekolah hingga kurikulum darurat Covid dan lainya,” imbuhnya. (pai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.