Ada Wacana KLB PKB, Diduga Dihembuskan Orang yang Tak Puas Muscab

oleh -25 views
KONSOLIDASI. Ketua DPC PKB Majalengka,Taufan Ansyar (kanan) saat konsolidasi dengan banom-banom NU. Pihaknya tidak mau menanggapi isu KLB. Isu KLN dihembuskan segelintir orang yang tidak puas dengan Muscab.FOTO: DOK RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID –Wacana Muktamar Luar Biasa (MLB) atau Kongres Luar Biasa (KLB) versi PKB menjadi perbincangan hangat belakangan ini. Ketua DPC PKB Majalengka,Taufan Ansyar melalui Sekretaris DPC PKB Majalengka, Ade Duryawan menanggapi isu tersebut.

Pihaknya tidak mengetahui secara pasti terkait adanya isu KLB ini. Justru, DPC PKB Majalengka sedang fokus untuk terus melakukan konsolidasi internal partai.

“Termasuk, agenda-agenda ke depan untuk penguatan secara internal struktural, lalu penguatan basis-basis TPS atau RT, itu yang kita kuatkan,” ujar Ade kepada Rakyat Cirebon, Rabu (14/4).

Ia beranggapan, isu tersebut muncul dari adanya segelintir orang yang merasa tidak puas terkait dengan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar Maret, kemarin. Adapun dalam dunia politik, dinamika seperti itu akan selalu muncul.

“Mungkin dinamika itu lah. Isu itu mungkin tidak benar. Mungkin ada dinamika yang berkembang pasca Muscab kemarin itu. Kemarin, ada 26 kabupaten/kota yang menggelar Muscab serentak se-Jabar,” ucapnya.

Ade memastikan, pihaknya tidak terpengaruh dengan isu tersebut. Ia pun kembali menegaskan, akan terus fokus melakukan konsolidasi internal partai.

“Kami akan tetap mengikuti instruksi dan kebijakan partai sesuai mekanisme internal partai dan kami akan terus mendukung kepemimpinan Gus Ami,” jelas dia.

Sebelumnya, PKB juga sudah konsolidasi dengan banom-banom NU. Selain ikatan historis kelahiran PKB dari NU, kesamaan ideologis antara PKB dan NU dalam mewujudkan Politik Kemaslahatan menjadi hal lain yg menguatkan ikatan emosional PKB dengan NU.

“Politik PKB adalah Politik Kemaslahatan bersama, tidak hanya orientasi kekuasaan saja. Hal ini sejalan dengan misi dakwah NU yakni menebarkan spirit Islam ahlussunah waljamaah, Islam damai, toleran dan moderat yg rahmatan lil alamin”, tegasnya.

Pasca Muscab, Kepengurusan baru DPC PKB Majalengka Periode 2021-2026, tampak tancap gas terus melakukan konsolidasi baik internal maupun eksternal.

Ade juga menegaskan, selain akan terus memperkuat sinergitas dengan NU, PKB Majalengka pun akan konsisten melakukan penguatan struktural hingga basis ranting serta akan terus membangun relasi yg luas dengan stakeholder yg beragam.

“Spirit kita adalah konsolidasi dan rekonsiliasi merangkul semua struktural, Kader dan Relawan PKB. Kita sinergis dan solid bersama-sama demi kebesaran PKB menuju kemenangan di tahun politik 2024 nanti”, tegasnya.(hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.