90 Persen Tempat Tidur RSUD Sudah Terisi

oleh -26 views
BERISIKO. Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Harizal F Harahap meminta dua RSUD yang ada di Kabupaten Majalengka agar menambah tempat tidur di ruang khusus isolasi untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19. FOTO: HASANUDIN/RAKYAT CIREBON

SINDANGWANGI-Setelah tujuh perangkat Desa Lengkong Wetan, terkonfirmasi suspek Covid-19. Kini, giliran lima warga Blok Loji Awi Desa Ujungberung Kecamatan Sindangwangi, juga terpapar virus Korona.

Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Sindangwangi, Asep Badiuzzaman SE mengatakan, Satgas Covid-19 bersama Puskesmas Sindangwangi langsung melakukan langkah cepat dengan mengkarantina kelima warga yang terpapar Covid-19.

Langkah tersebut, kata dia, untuk memutus semakin meluasnya ancaman penyebaran Covid-19 di desa Lengkong Wetan, dan wilayah lainya di Kecamatan Sindangwangi.

“Selain itu, petugas juga langsung melakukan langkah cepat melalui gerakan 3T. Testing, tracking dan treatment. Yakni, dengan melakukan pengujian, pelacakan dan perawatan kepada warga yang terpapar,” kata Asep kepada Rakyat Cirebon, Senin (14/6).

Langkah tersebut, kata dia, untuk meminimalisir ancaman penyebaran virus di wilayah desa Lengkong Wetan.

Pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang gerakan hidup sehat melalui penerapan 3M. Agar warga semakin paham dan mengerti tentang bahaya virus Korona.

“Selain itu, upaya edukasi dan sosialisasi lainya, terus dilakukan dengan menggandeng organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Seperti Karang Taruna dan DKM,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sindangwangi Hj Neneng Nani Suryani SST mengatakan, pelacakan atau tracking terus dilakukan pihaknya, untuk mengetahui dari mana kelima warga terpapar.

Namun demikian Nani memastikan kelimanya tidak terpapar oleh klaster perangkat desa Lengkong Wetan.

“Dari hasil pemeriksaan dan analisis serta wawancara dengan warga yang terpapar, tidak ditemukan adanya warga yang sempat kontak erat dengan perangkat Desa Lengkong Wetan yang terpapar lebih dulu. Itu menunjukkan jika kelima warga di Ujungberung terpapar di tempat lain,”ucapnya.

Menurutnya, untuk mempercepat penyembuhan kelimanya, selain melakukan isolasi mandiri, pihak Puskesmas terus melakukan pemantauan dan perkembangan warga tersebut.

Di sisi lain, perkembangan kasus Covid-19 di dua rumah sakit yang ada di Kabupaten Majalengka dalam dua minggu terakhir ini terjadi peningkatan.

Akibat penambahan kasus tersebut, jumlah keterisian tempat tidur di ruang isolasi semakin meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Harizal F Harahap mengatakan, saat ini pengisian tempat tidur di RSUD Cideres sudah mencapai hampir 90 persen.

Sementara di RSUD Majalengka hampir di angka 70 persen. “Kondisi seperti ini harus segera ditindak lanjuti,” ujar Harizal F Harahap.

Menyikapi hal tersebut, dua RSUD Kabupaten Majalengka akan melakukan penambahan tempat tidur di ruang khusus isolasi untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“RSUD Cideres kemarin sudah berencana menambah 12 tempat tidur untuk ruang isolasi, begitu juga dengan RSUD Majalengka akan melakukan penambahan, khususnya bagi ruang untuk ICU isolasi Covid-19,” ujar Harizal.

Sementara, Pemkab Majalengka terus berupaya menekan kasus Covid-19 dengan melakukan tracking dan testing ke tempat kasus supaya tidak melebar ke mana-mana.

Kemudian dari segi pencegahan, Gugus Tugas Covid-19 terus gencar melakukan penyuluhan terhadap masyarakat agar terhindar dari risiko potensi penyebab terjadinya penularan dan penyebaran virus corona.

Diakuinya, hingga saat ini yang menjadi salah satu kelemahan yaitu rumah sakit atau klinik swasta di Majalengka belum memiliki ruang tidur isolasi untuk pasien kasus Covid-19.

“Kami akan meminta agar dapat menyediakan ruang tidur bagi pasien terkonfirmasi Covid-19,” imbuhnya.(pai/hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.