79 Calon Perawat Angkat Janji Kepaniteraan

oleh -2 views
JANJI KEPANITERAAN. Sebanyak 79 calon perawat di STIKes Mahardika melakukan angkat janji kepaniteraan sebelum turun praktik di lapangan.
JANJI KEPANITERAAN. Sebanyak 79 calon perawat di STIKes Mahardika melakukan angkat janji kepaniteraan sebelum turun praktik di lapangan.

RAKYATCIREBON.ID – Sebanyak 79 mahasiswa program studi Keperawatan dan Profesi Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mahardika mengikuti angkat janji kepaniteraan untuk angkatan XIX di Auditorium kampus setempat, kemarin.

Sekretaris Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners STIKes Mahardika, Endah Sari Purbaningsih MKep mengungkapkan, janji kepaniteraan adalah janji yang diucapkan para mahasiswa menjelang kegiatan praktik lapangan yang akan mereka jalani.

“Sama seperti sumpah perawat, berupa janji, bahwa selama pelaksanaan kegiatan praktik di klinik akan bersungguh-sungguh menaati kode etik,” ungkap Endah.

Saat ini, lanjut Endah, mereka belum sepenuhnya sah dinyatakan sebagai perawat profesional. Dan praktik yang akan dilaksanakan ini adalah satu tahap menuju ke sana.

“Mereka kan belum menjadi perawat profesional. Kali ini baru menjajaki menuju profesional. Jadi mereka berjanji untuk memenuhi kebutuhan dasar pasien tanpa membeda-bedakan,” lanjut Endah.

Lebih jauh, dijelaskan Endah, praktik yang akan dilakukan oleh para calon perawat ini berisi tentang pembelajaran etik, agar mereka sebagai calon perawat mulai mengetahui bagaimana kondisi di lapangan. Yang akan mereka hadapi saat nanti dinyatakan sumpah menjadi perawat profesional.

“Jenjang awal sebelum praktik, mereka akan terjun 100 persen ke pasien. Ini ril pelaksanaan yang sebenarnya melayani pasien. Jadi semacam perkenalan lapangan,” jelas Endah.

Para mahsasiswa calon perawat yang disumpah kemarin ini, kata Endah, berasal dari berbagai daerah. Dan akan ditempatkan di rumah sakit-rumah sakit yang sudah menjadi mitra STIKes Mahardika.

“Mereka akan ditempatkan di RS lahan praktik. Seperti di Pemalang, Indramayu, RSD Gunung Jati, RS Mitra Plumbon dan RS Sumber Kasih, serta di wilayah binaan Dinkes. Untuk ke komunitas dan keluarga,” imbuh Endah.

Sementara itu, Ketua STIKes Mahardika, Dr Yani Kamasturyani SKM MHKes mengharapkan, dengan mengucap janji kepaniteraan, para calon perawat bisa bekerja secara serius dan profesional mengamalkan teori yang sudah dipelajari. Juga menjaga nama baik lembaga selama menjani praktik di lapangan.

“Kami berharap para mahasiswa dapat menjaga nama baik STIkes Mahardika saat menggelar praktik nanti. Juga bisa terus belajar dalam meningkatkan keilmuannya sebagai tenaga perawat,” harap Yani. (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.