300 Hektar Lahan Sawah Dulu Sering Gagal Panen, Kini Hasilnya Melimpah

oleh -3 views
MELIMPAH. Perwakilan poktan dan muspika Kecamatan Krangkeng saat panen raya di lahan sawah langganan gagal panen.

RAKYATCIREBON.ID – Lahan sawah seluas 300 hektar yang terdapat di dua desa wilayah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu selama ini menjadi langganan gagal panen. Namun pada musim panen di tahun 2021 ini mampu berproduksi dengan hasil melimpah, bahkan dipanen serentak.

Dijelaskan Camat Krangkeng, Ali Alamudin, ratusan hektar lahan sawah itu sejak sekitar 26 tahun lalu sangat sulit untuk dijadikan andalan dalam sektor pertanian dengan produksi padi yang tinggi. Lahannya terdapat di Desa Singakerta seluas 136 hektar dan di Kapringan ada 164 hektar.

Adapun penyebab gagal panen yang menjadi langganan itu lebih disebabkan karena faktor kurangnya pasokan air. Hal ini dalam setiap musim tanam selalu menimbulkan persoalan bagi para petani di dua desa tersebut. Dan pada musim panen kali ini bisa memproduksi hasil yang melimpah.

“Luas tanaman padi yang sudah dipanen mencapai 300 hektar. Tersebar di Desa Singakerta dan Desa Kapringan,” jelasnya, Senin (25/10).

Menurutnya, hasil produksi tanaman padi itu merupakan berkah bagi petani di dua desa yang selama ini tidak dapat melakukan panen padi. Karena dapat dipastikan selama 26 tahun terakhir petani kerap merugi akibat gagal panen.

Disampaikan, terobosan yang dilakukan oleh Bupati Indramayu Nina Agustina agar seluruh saluran irigasi teraliri air termasuk di saluran irigasi IV, akhirnya menjadi kenyataan. Dengan adanya solusi itu, lahan sawah di dua desa tersebut panennya bisa melimpah.

“Irigasi Sindupraja saluran SR 6-JW7 yang menjadi andalan petani di dua desa tersebut, merupakan gagasan sekaligus program utama Ibu Bupati Indramayu Nina Agustina sebagai bentuk keberpihakan kepada petani untuk mempertahankan program ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.

Di dua desa itu, lanjut Ali, ada empat kelompok tani (poktan) yang berupaya mengembalikan lahan kering menjadi lahan subur pertanian tersebut. Yaitu Poktan Sri Lestari II dan Sri Lestari III Desa Singakerta, serta Poktan Panggungan dan Poktan Panggungan II dari Desa Kapringan.

Diharapkannya, pada masa tanam rendeng nanti, petani di dua desa tersebut dkembali bisa mendapatkan hasil produksi tanaman padi yang memuaskan. “Saya berharap semoga di musim tanam rendeng musim depan petani di Desa Singakerta dan Desa Kapringan mendapat panen yang melimpah juga. Atas nama masyarakat Kecamatan Krangkeng kami mengucapkan terimakasih atas perhatian dari Ibu Bupati  Indramayu yang sangat peduli kepada petani di Kecamatan Krangkeng,” tukasnya. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.