2.358 Orang Ikuti Vaksinasi Serentak di 22 Puskesmas

oleh -13 views
VAKSIN. Vaksinasi massal serentak mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu dilaksanakan di 22 puskesmas. FOTO: TARDIARTO AZZA

RAKYATCIREBON.ID – Vaksinasi massal serentak untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu digelar di 22 dari 49 puskesmas yang tersebar di 31 kecamatan. Kegiatannya sudah berhasil menyasar 2.358 orang dari berbagai kalangan, profesi, maupun tingkatan usia yang menjadi skala prioritas.

Dalam pelaksanaannya, ribuan penerima vaksin yang menjadi sasarannya terdiri dari masyarakat umum, TNI, Polri, tenaga kesehatan, tenaga pendidik, serta pra lansia dan lansia. “Vaksinasi massal dan serentak ini masih menyasar para pelayan publik, pra lansia, dan lansia.

Vaksinasi dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr H Wawan Ridwan MM, Kamis (17/6).

Puskesmas dan jumlah sasaran vaksinasi massal secara serentak itu diantaranya Puskesmas Lohbener (150 orang), Puskesmas Pasekan (100 orang), Puskesmas Losarang (100 orang), Puskesmas Krangkeng (100 orang), Puskesmas Balongan (100 orang), Puskesmas Cantigi (100 orang), Puskesmas Tukdana (100 orang).

Puskesmas Cemara  (100 orang), Puskesmas Anjatan (100 orang), Puskesmas Haurgeulis (60  orang), Puskesmas Bangodua (169 orang),   Puskesmas Kerticala (70 orang), dan Puskesmas Sukra (100 orang).

Berikutnya Puskesmas Kaplongan (100 orang), Puskesmas Sindang (100 orang), Puskesmas Karangampel (100 orang),  Puskesmas Cipancuh (100 orang), Puskesmas Gantar (150 orang),  Puskesmas Juntinyuat (55 orang), Puskesmas Gabuswetan (100 orang), Puskesmas Cikedung (100 oran), Puskesmas Jatibarang (263 orang), dan Puskesmas Sukagumiwang (160 orang).

Menurut Wawan, meski sudah disuntik vaksin bukan berarti tidak perlu lagi menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat tetap ditekankan agar jangan lengah dan abai terhadap ancaman penyebaran Covid-19. Terlebih lagi akhir-akhir ini terjadi peningkatan yang mengkhawatirkan.

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan.Jangan lengah, jangan abai, jangan pernah memandang sepele Covid-19, karena meski keberadaannya tidak kelihatan, namun nyata adanya,” ujarnya.

Sementara itu, perkembangan Covid-19 di Kabupaten Indramayu hingga 16 Juni 2021, tercatat sudah sebanyak 9.228 orang terkonfirmasi positif. Jumlah ini terdiri dari 8.244 orang dinyatakan sembuh, 230 orang meninggal, dan 754 orang masih menjalani perawatan atau isolasi. Data lainnya menyebutkan ada 92 probabel, 22.589 kontak erat, dan 6.905 suspek. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.