2.109 Hektar Sawah di 7 Desa Siap Tanam Rendeng

oleh -2 views
BERSIAP. Pemcam Kedokanbunder bersama stakeholder terkait melakukan rakor persiapan masa tanam musim rendeng tahun 2021.

RAKYATCIREBON.ID – Sawah seluas 2.109 hektar di 7 desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu dipastikan sudah siap untuk memproduksi padi musim tanam rendeng tahun 2021. Bahkan sebagian besar sudah dilakukan pengolahan lahan dan semai bibit.

Untuk memaksimalkannya, Pemerintah Kecamatan Kedokanbuder telah melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Musim Tanam Rendeng 2021. Terlibat di dalamnya dari unsur Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pertanian, UPTD Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pengamat Pengairan, kelompok tani, dan pihak lainnya yang berkaitan.

Camat Kedokabunder, Atang Suwandi menyampaikan, rakor yang sudah dilaksanakan bersama berbagai pihak bertujuan untuk koordinasi berkaitan dengan akan berlangsungnya musim tanam rendeng pada tahun ini. “Di wilayah kami ada 2.109 hektar sawah, di 7 desa,” jelasnya, Rabu (24/11).

Terlibatnya berbagai pihak itu untuk mendukung percepatan musim tanam bersamaan dengan tibanya musim penghujan. Dalam hal ini dinilai sangat perlu memerhatikan ketersediaan pupuk, dan pentingnya normalisasi saluran irigasi.

“Untuk mendukung percepatan musim tanam tersebut, yang juga mendapatkan perhatian yakni saluran irigasi yang harus dinormalisasi dan ketersediaan pupuk,” terangnya.

Di wilayah Kecamatan Kedokanbunder, lanjut Atang, saat ini sampai dengan 30 November 2021 nanti sedang berlangsung pengolahan tanah. Kemudian pada tanggal 5 Desember 2021 diharapkan para petani selesai melakukan penanaman.

“Sehingga pada bulan Januari usia padi sudah mencapai 30 hari dan bulan Februari tanaman padi sudah tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, luasan areal sawah yang siap ditanami padi tersebut, di Desa Jayalaksana 401 hektar, Desa Cangkingan 412 hektar, Desa Jayawinangun 101 hektar, Desa Kedokanbunder 288 hektar, Desa Kedokanagung 293 hektar, Desa Kedokanbunder Wetan 294 hektar, dan Desa Kaplongan 320 hektar. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.